Keputusan Aneh Wasit Bikin Kane Murka Bayern Gagal

El-Shinta

1 Februari 2026

3
Min Read

Ekonesia – Gelombang kemarahan melanda kubu Bayern Munchen setelah hasil imbang 2-2 melawan Hamburger SV di Bundesliga. Bintang utama mereka, Harry Kane, tak mampu menahan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit yang dinilai sebagai "bencana" dan merugikan Die Roten, membuat tim raksasa Jerman itu kembali kehilangan poin penting.

Momen krusial yang memicu kontroversi terjadi di babak pertama, sekitar menit ke-30. Nicolai Remberg dari Hamburger SV berhasil lebih cepat menguasai bola pantul, dan dalam perebutan tersebut, Joshua Kimmich menjatuhkan Remberg di dalam kotak penalti. Tanpa keraguan, pengadil lapangan langsung menunjuk titik putih. Protes keras dari Harry Kane dan rekan-rekannya tak digubris. Penalti pun sukses dieksekusi oleh penyerang pinjaman dari Arsenal, yang melesakkan tembakan melengkung ke sudut kiri bawah gawang Manuel Neuer, membuat Hamburg unggul lebih dulu dan memanaskan atmosfer pertandingan.

Keputusan Aneh Wasit Bikin Kane Murka Bayern Gagal
Gambar Istimewa : gilabola.com

Bayern Munchen berjuang keras untuk bangkit. Harry Kane menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol penyama kedudukan dari jarak dekat, membangkitkan asa tim. Di awal babak kedua, pelatih Vincent Kompany membuat keputusan jitu dengan memasukkan Luis Diaz. Winger asal Kolombia itu langsung memberikan dampak, mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan cermat dari Michael Olise, yang sekaligus mencatatkan assist ke-15 musim ini. Bayern sempat berbalik unggul, namun kebahagiaan itu tak bertahan lama. Luka Vuskovic berhasil melewati Alphonso Davies, menyambut umpan silang William Mikelbrencis, dan menyundul bola dengan keras ke gawang Bayern, menyamakan kedudukan. Vuskovic tak hanya solid di lini belakang, namun juga berhasil memancing emosi Kane yang semakin frustrasi akibat peluang yang terbuang dan tembakannya yang diblok.

Kemarahan Kane tak terbendung. Menurut laporan Sport1, ia terdengar di ruang ganti menyatakan bahwa performa wasit "tidak pantas untuk level ini." Bahkan, Bild mengungkapkan bahwa Kane menilai sang juru adil lapangan sebagai "wasit terburuk yang pernah ia temui dalam sepak bola." Bek Bayern, Josip Stanisic, juga melabeli kepemimpinan wasit sebagai "bencana." Kapten tim, Manuel Neuer, turut menyuarakan pandangannya. "Jika wasit menjadi topik utama setelah pertandingan, itu bukan pertanda baik. Idealnya, wasit tidak perlu dibicarakan karena berarti ia mengontrol laga dengan baik. Tapi ketika pertanyaan terus mengarah ke sana, itu sudah berbicara banyak," ujar Neuer.

Jajaran manajemen dan pelatih Bayern juga menyuarakan kekecewaan. Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, menilai wasit tampak "kewalahan dan tidak menilai banyak situasi dengan baik." Pelatih Vincent Kompany menambahkan bahwa timnya seharusnya mendapatkan waktu tambahan lebih panjang untuk mengejar kemenangan. "Ada total 16 menit permainan yang terhenti. Kami seharusnya bisa bermain 20 sampai 25 menit lebih lama," ucap Kompany. "Jika hanya ada enam atau tujuh menit tambahan waktu, berarti memang ada banyak hal yang terjadi dalam pertandingan." Meski demikian, Kompany menegaskan ia tetap menghormati permainan Hamburg yang berhasil merebut satu poin, namun merasa banyak situasi yang seharusnya jelas justru dibuat rumit.

Hasil imbang ini membuat Bayern Munchen kembali kehilangan poin untuk pertandingan kedua secara beruntun musim ini. Insiden ini tak hanya merugikan Bayern dalam perburuan gelar, tetapi juga memicu perdebatan sengit tentang kualitas wasit dan standar kepemimpinan pertandingan di kancah sepak bola Jerman.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post