Ekonesia – Panggung semifinal playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa siap menyajikan drama menegangkan saat Timnas Italia berhadapan dengan Irlandia Utara. Laga krusial ini bukan sekadar perebutan tiket, melainkan pertaruhan harga diri bagi sang juara dunia empat kali yang tengah berjuang menghindari catatan kelam absen di turnamen akbar untuk kali ketiga berturut-turut. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat 27 Maret 2026 dini hari pukul 02.45 WIB di Bergamo. Pemenang duel ini akan melangkah ke final playoff, menghadapi pemenang antara Wales atau Bosnia-Herzegovina, demi satu tempat di putaran final Piala Dunia.
Baca juga: Stasiun Kolonial Hidup Kembali! Layani Penumpang di Sumut
Bagi Italia, perjalanan menuju Piala Dunia kali ini terasa seperti ujian berat yang tak berkesudahan. Meski berhasil merengkuh gelar Euro 2021, memori pahit kegagalan di dua edisi Piala Dunia sebelumnya melalui jalur playoff masih menghantui. Kekalahan menyakitkan dari Swedia dan Makedonia Utara menjadi noda yang ingin dihapus oleh skuad Azzurri. Kualifikasi kali ini pun tak berjalan mulus. Kekalahan telak 0-3 dari Norwegia sempat membuat Luciano Spalletti angkat kaki. Di bawah arahan Gennaro Gattuso, performa tim sempat membaik dengan enam kemenangan beruntun, namun harapan lolos otomatis pupus setelah kembali takluk dari Norwegia, di mana Erling Haaland menjadi momok dengan dua golnya di Milan. Kini, Gattuso berharap atmosfer stadion yang lebih intim di Bergamo dapat menjadi keuntungan psikologis bagi timnya untuk mengamankan kemenangan dan menjaga asa.

Di sisi lain, Irlandia Utara datang dengan ambisi besar, meski rekor tandang mereka ke Italia sangat mencemaskan. Dari tujuh kunjungan sebelumnya, mereka selalu pulang dengan kekalahan, bahkan gagal mencetak gol dalam enam pertandingan terakhir. Terakhir kali mereka membobol gawang Italia adalah pada laga persahabatan tahun 1961. Namun, mereka bukan tim yang bisa diremehkan. Lima tahun lalu, mereka sukses menahan imbang Italia tanpa gol di Belfast, hasil yang secara tidak langsung menggagalkan Italia lolos otomatis ke Piala Dunia 2022. Tim asuhan Michael O’Neill ini bertekad untuk tampil di Piala Dunia pertama mereka dalam 40 tahun terakhir, setelah nyaris lolos pada edisi 2018. Perjalanan mereka ke playoff kali ini berkat performa di UEFA Nations League, meskipun di kualifikasi hanya finis ketiga dan dua kali kalah dari Jerman.
Baca juga: Asia Terbelah! Jepang & China Terbang, Korsel Terkapar
Kondisi skuad kedua tim juga menjadi sorotan. Italia dilanda badai cedera, dengan Giovanni Di Lorenzo dipastikan absen. Alessandro Bastoni dan Gianluca Mancini masih diragukan tampil, meski Riccardo Calafiori siap mengisi lini belakang. Di lini serang, Gianluca Scamacca bermasalah dengan otot, sementara Federico Chiesa mundur dari skuad dan digantikan Nicolo Cambiaghi. Nama-nama seperti Mateo Retegui, Moise Kean, dan Francesco Pio Esposito bersaing ketat untuk posisi penyerang. Esposito sendiri tampil impresif dengan tiga gol di empat laga kualifikasi terakhir. Kondisi Sandro Tonali juga akan terus dipantau.
Dari kubu Irlandia Utara, Dan Ballard absen karena cedera hamstring, digantikan Tom Atcheson dari tim U-21. Namun, lini belakang kemungkinan akan diisi pemain berpengalaman. George Saville kembali setelah sanksi, bersama Shea Charles dan Ali McCann yang pulih dari cedera. Sayangnya, dua bek sayap penting, Conor Bradley dan Jamal Lewis, tidak dapat tampil.
Perkiraan Susunan Pemain:
Timnas Italia: Donnarumma; Calafiori, Mancini, Bastoni; Cambiaso, Tonali, Locatelli, Barella, Dimarco; Kean, Retegui
Timnas Irlandia Utara: P. Charles; Hume, McConville, Brown, McNair, Devenny; Saville, S. Charles, McCann; Price, Reid
Melihat rekor kandang Italia yang superior di kualifikasi Piala Dunia sejak 1934 dan peningkatan ketajaman lini serang di bawah Gattuso, Italia diprediksi akan memenangkan pertandingan ini. Namun, tekanan besar di laga playoff bisa membuat pertandingan berjalan tegang. Italia diyakini memiliki kualitas yang cukup untuk melangkah ke final playoff dengan skor akhir 3-1.



Tinggalkan komentar