Hojlund Mandul Napoli Terancam Eropa

El-Shinta

28 Januari 2026

3
Min Read

Ekonesia – Klub raksasa Italia, Napoli, kini dihadapkan pada situasi pelik jelang laga penentuan Liga Champions kontra Chelsea. Performa striker andalan mereka, Rasmus Hojlund, yang mendadak tumpul di awal tahun 2026, menjadi sorotan utama dan berpotensi menggagalkan ambisi Partenopei di kancah Eropa.

Penghujung tahun 2025 menjadi periode gemilang bagi Rasmus Hojlund. Penyerang internasional Denmark ini menutup tahun dengan optimisme membara setelah sukses membantu Napoli merengkuh trofi Piala Super Italia. Momen tersebut seolah menjadi penegasan bahwa keputusannya meninggalkan sepak bola Inggris dan bergabung dengan Napoli sebagai pemain pinjaman dari Manchester United adalah langkah yang tepat. Di bawah arahan pelatih Antonio Conte, Hojlund berhasil menemukan kembali ketajamannya, mengakhiri paruh pertama musim dengan catatan impresif sembilan gol dan tiga assist, termasuk gol krusial di Piala Super Italia.

Hojlund Mandul Napoli Terancam Eropa
Gambar Istimewa : gilabola.com

Namun, memasuki tahun 2026, Hojlund seolah kehilangan sentuhan magisnya. Dalam lima pertandingan Serie A dan satu laga Liga Champions yang telah dilakoninya, pemain berusia 22 tahun ini belum mampu menyumbangkan satu pun gol maupun assist. Kemandulan sang striker berdampak langsung pada hasil Napoli, yang hanya mampu meraih dua kemenangan dari enam pertandingan sepanjang tahun ini. Puncaknya, mereka harus menelan kekalahan telak 3-0 dari Juventus di Turin, membuat posisi empat besar di Serie A semakin terancam di tengah persaingan ketat dengan Bianconeri dan AS Roma.

Situasi ini semakin memanas dengan kritik pedas dari media-media Italia. Beberapa bahkan menyindir Hojlund dengan julukan "versi dirinya pada Januari yang kering", menggambarkan betapa drastisnya penurunan performanya. Tekanan kian memuncak mengingat Napoli akan menghadapi duel krusial melawan Chelsea di pertandingan terakhir fase liga Liga Champions. Saat ini, skuad asuhan Conte berada di peringkat ke-25, di luar zona kualifikasi play-off. Kemenangan mutlak harus diraih jika mereka ingin menjaga asa melaju ke babak selanjutnya. Hasil imbang apalagi kekalahan akan memastikan Partenopei tersingkir dini dari kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.

Lebih jauh, kemerosotan Hojlund juga memiliki implikasi finansial yang signifikan. Napoli memiliki klausul pembelian permanen yang mengikat untuk transfer Hojlund dari Manchester United senilai Rp 762 Miliar. Jika performa buruk ini terus berlanjut dan Napoli gagal mencapai targetnya, klausul tersebut bisa saja tidak akan pernah diaktifkan.

Analisis mendalam menunjukkan bahwa kegagalan Napoli lolos ke Liga Champions musim depan akan menciptakan kerugian beruntun bagi semua pihak. Napoli akan kehilangan pemasukan finansial vital dari Liga Champions, sementara Hojlund kemungkinan besar batal dipermanenkan di Naples. Di sisi lain, Manchester United juga akan gagal menjual strikernya, memaksa semua pihak untuk kembali ke titik awal dan merencanakan ulang masa depan masing-masing.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post