Ekonesia – Arema FC sukses membawa pulang tiga angka krusial dari lawatan mereka ke markas Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League. Duel sengit yang tersaji di Banten International Stadium pada Jumat 10 April 2026 itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tim tamu, diwarnai momen kontroversial dan gol yang tak biasa.
Baca juga: Juventus Cuci Gudang! 2 Bintang Siap Dilepas?
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan langsung tancap gas, menampilkan intensitas tinggi dengan saling melancarkan serangan. Persita, yang bermain di hadapan pendukungnya, menunjukkan disiplin tinggi dalam menjaga lini pertahanan, membuat Arema kesulitan membongkar barikade lawan. Laga juga diwarnai kartu kuning pertama pada menit ke-17 untuk Julian Guevara setelah menghentikan pergerakan berbahaya Eber Bessa. Tak lama berselang, Ramon Bueno mencoba peruntungan dengan sepakan jarak jauh di menit ke-23, namun kiper lawan sigap menepis bola. Hansamu Yama juga diganjar kartu kuning pada menit ke-31. Menjelang turun minum, Pablo Ganet nyaris memecah kebuntuan lewat tendangan bebas, namun lagi-lagi penjaga gawang mampu melakukan penyelamatan gemilang. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

Memasuki paruh kedua, Singo Edan tampil lebih agresif. Lima menit pertama babak kedua, Arema langsung mengambil alih kendali permainan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pablo Ganet kembali mengancam di menit ke-54 dengan tendangan dari luar kotak penalti, meski masih melebar. Peluang emas juga sempat didapat Aleksa Andrejic pada menit ke-65, namun ia kehilangan keseimbangan di momen krusial, membuat bola gagal mengarah ke gawang.
Baca juga: Paqueta Dilego Murah! Dulu Rp1,5 T, Kini Cuma Segini?
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-76 melalui situasi bola mati. Gustavo Franca melepaskan tendangan bebas ke arah tiang dekat. Bola yang sebenarnya tidak terlalu kencang itu justru berbelok arah setelah mengenai kiper Igor, dan masuk ke gawang sendiri. Sebuah gol yang cukup aneh namun sah untuk Arema FC. Setelah gol tersebut, Gustavo Franca langsung ditarik keluar oleh pelatih Marcos Santos.
Menjelang akhir pertandingan, wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Di masa injury time ini, Dalberto sempat mencetak gol melalui sundulan kepala. Namun, kegembiraan Persita tak berlangsung lama karena gol tersebut dianulir setelah ia dinyatakan berada dalam posisi offside. Pelatih Marcos Santos sempat mengajukan protes dan meminta peninjauan VAR, namun keputusan wasit tetap tidak berubah. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 untuk kemenangan Arema FC tidak berubah, memastikan mereka membawa pulang poin penuh dari Tangerang.


Tinggalkan komentar