TeraNews Bisnis – PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi mendukung Universitas Cendrawasih (Uncen) dalam upayanya meraih akreditasi internasional. Kolaborasi ini melibatkan Arizona State University (ASU) untuk pengembangan kurikulum berstandar internasional. Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw, menjelaskan kemitraan ini sebagai strategi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan, reputasi, dan daya saing lulusan Uncen di pasar kerja. "Kerja sama dengan PTFI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas jaringan akademik Uncen secara global," ujar Oscar.
Baca juga: Sri Mulyani: Investasi Danantara Wajib Pro Rakyat!
Langkah awal akreditasi ini akan diterapkan bertahap pada Jurusan Teknik Sipil, Biologi, dan Antropologi. Lebih lanjut, kolaborasi ini juga mencakup pembangunan Gedung Sains Kemitraan di Kampus Uncen. Gedung tiga lantai seluas 3600 m² ini akan dilengkapi 18 ruang kelas, auditorium, ruang dosen, dan sistem tenaga surya hibrida, serta perlengkapan multimedia modern.

Oscar menekankan bahwa kemitraan strategis ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk kemajuan Papua dan Indonesia. Uncen berkomitmen untuk terus menjalin sinergi yang inovatif dan berkelanjutan dengan para mitra strategisnya. "Dukungan PTFI bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk pendidikan sains dan teknologi di Papua," tegasnya.
Baca juga: Mobil China Rakitan Lokal? Ekonomi RI Terbang!
Dengan visi mencetak lulusan berstandar internasional dan didukung fasilitas modern, Uncen optimistis akan segera meraih akreditasi internasional. Uncen, yang berdiri sejak 10 November 1962, telah meluluskan lebih dari 95 ribu alumni yang berkiprah di berbagai bidang. Oscar memastikan Uncen akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun masa depan Papua yang lebih gemilang. "Pendidikan tinggi berkualitas sangat penting agar lulusan Uncen mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tutup Oscar.











Tinggalkan komentar