Ekonesia – Nama Roony Bardghji tiba-tiba menjadi sorotan utama di bursa transfer Eropa. Wonderkid Barcelona ini, meski jarang mendapatkan kesempatan tampil reguler di skuad utama, justru menjadi incaran panas banyak klub elit. Situasi ini menciptakan paradoks menarik di Camp Nou, di mana seorang pemain dengan menit bermain minim justru memiliki daya tarik luar biasa.
Baca juga: MG4 Terbaru: Gebrakan Baterai Semi-Solid, Siap Guncang Pasar EV!
Sejak bergabung dengan raksasa Catalan, Bardghji memang belum sepenuhnya menjadi pilihan utama di bawah arahan pelatih Hansi Flick. Tercatat, ia hanya mengumpulkan sekitar 340 menit bermain bersama tim senior. Namun, setiap kali ia merumput, pemain sayap asal Swedia ini selalu berhasil meninggalkan kesan positif yang mendalam. Keberadaan Lamine Yamal yang kokoh di posisi sayap kanan memang menjadi tantangan besar bagi Bardghji untuk mendapatkan waktu bermain yang konsisten. Meski demikian, baik jajaran pelatih maupun rekan setimnya mengakui sikap profesional dan semangat belajarnya yang patut diacungi jempol.

Menurut laporan dari SPORT, keterbatasan waktu bermain ini sama sekali tidak menyurutkan minat dari berbagai penjuru Eropa. Justru, dalam beberapa pekan terakhir, gelombang ketertarikan terhadap Bardghji semakin deras. Klub-klub dari liga-liga top Eropa berbondong-bondong menghubungi kantor Barcelona di Ciutat Esportiva Joan Gamper, menanyakan kemungkinan untuk meminjam sang pemain. Porto menjadi salah satu klub besar yang secara terang-terangan menunjukkan minatnya. Bahkan, sejak musim panas lalu, tak lama setelah kedatangan Bardghji di Catalan, sudah banyak proposal yang masuk dari klub-klub yang ingin mengantisipasi potensi peminjamannya. Real Mallorca dari La Liga juga menunjukkan ketertarikan yang kuat dan berkelanjutan, sangat berharap bisa memboyong pemain berusia 20 tahun ini. Tak ketinggalan, beberapa klub dari Liga Premier Inggris juga turut meramaikan perburuan.
Baca juga: LRT Manggarai Mulai Dibangun, Jalanan Macet? Simak Ini!
Namun, pelatih Hansi Flick memiliki pandangan yang berbeda. Meski Bardghji memiliki menit bermain yang terbatas di paruh pertama musim ini, Barcelona menegaskan bahwa pemain kelahiran Kuwait itu tidak akan dilepas pada jendela transfer Januari 2026. Flick enggan kehilangan aset berharganya dari skuad, mengingat potensi kemunduran atau cedera yang bisa muncul seiring berjalannya musim. Sang pelatih dikabarkan sangat puas dengan kontribusi yang telah diberikan oleh pemain muda tersebut, dan percaya bahwa mantan penggawa FC Copenhagen itu masih memiliki ruang besar untuk berkembang serta memberikan dampak yang jauh lebih signifikan bagi tim di masa depan.
Situasi Bardghji mungkin saja berubah setelah musim ini berakhir. Keputusan terkait masa depannya akan sangat bergantung pada keterlibatan dan performanya di lapangan selama paruh kedua musim. Klub akan mempertimbangkan apakah peminjaman ke tim yang lebih kompetitif akan lebih bermanfaat bagi perkembangannya. Hingga saat ini, Bardghji telah tampil sebanyak 13 kali, empat di antaranya sebagai starter, dengan torehan satu gol dan dua assist dalam total 341 menit bermainnya.


Tinggalkan komentar