Ekonesia – Emiten raksasa dari Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Tbk (DSSA), bersiap melancarkan aksi korporasi besar yang akan mengubah lanskap kepemilikan sahamnya. Perusahaan ini akan segera merealisasikan pemecahan nominal saham atau stock split dengan rasio yang fantastis, yaitu 1:25. Artinya, setiap satu saham lama akan dipecah menjadi 25 saham baru. Transformasi ini akan mengubah nilai nominal saham DSSA dari semula Rp25 per lembar menjadi hanya Rp1.
Baca juga: UMKM Go Public? Menteri Maman Siapkan Jurus Jitu!
Keputusan krusial ini telah mengantongi restu mutlak dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 11 Maret 2026. Seluruh investor, yang merepresentasikan 5,51 miliar suara dengan tingkat kehadiran kuorum mencapai 89,12 persen, menyepakati rencana ini secara aklamasi.

Jika mengacu pada harga penutupan perdagangan terakhir yang berada di angka Rp77.750 per lembar, pasca-pemecahan saham, nilai satu lembar saham DSSA diperkirakan akan berada di kisaran Rp3.110. Tak hanya itu, total saham yang beredar di pasar pun akan melonjak drastis, dari semula 7,7 miliar lembar menjadi sekitar 192,63 miliar lembar.
Baca juga: Hyundai EO Menggebrak China! SUV Listrik Harga Terjangkau?
Aksi korporasi ini bukan tanpa alasan kuat. Manajemen DSSA menjelaskan bahwa harga saham perseroan yang saat ini terbilang premium membuat investasi satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian besar investor ritel. Kondisi ini pada akhirnya berujung pada kurangnya likuiditas di pasar saham.
Oleh karena itu, manajemen DSSA optimis bahwa stock split adalah langkah strategis yang akan membawa sejumlah keuntungan signifikan. Pertama, meningkatkan volume saham yang beredar sekaligus menekan harga per lembar saham agar lebih ramah di kantong investor dari berbagai segmen. Kedua, memperluas jangkauan basis investor, yang pada gilirannya akan menambah jumlah pemegang saham dan memperkokoh struktur kepemilikan perseroan. Langkah ini diharapkan dapat membuka pintu bagi lebih banyak investor untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan DSSA.




Tinggalkan komentar