Drama Kanjuruhan Persita Bikin Arema Merana

El-Shinta

30 Desember 2025

2
Min Read

Ekonesia – Stadion Kanjuruhan Malang menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang berakhir pahit bagi Arema FC. Dalam laga tunda pekan kedelapan BRI Super League 2025/2026 pada Selasa sore 30 Desember 2025, Singo Edan secara mengejutkan takluk 0-1 di tangan Persita Tangerang, yang ironisnya bermain dengan sepuluh pemain sejak pertengahan babak kedua.

Kekalahan ini terasa begitu menyakitkan bagi Arema, yang sepanjang pertandingan tampil dominan dan menciptakan banyak peluang. Namun, kegagalan mereka dalam mengonversi kesempatan menjadi gol harus dibayar mahal oleh gol tunggal yang dicetak pemain pengganti Persita, Alexa Andrejic, di masa injury time. Hasil ini membuat Persita melesat ke posisi kelima klasemen dengan 25 poin, sementara Arema terpaksa menutup tahun dengan kekecewaan mendalam, tertahan di peringkat ke-11 dengan 18 poin.

Drama Kanjuruhan Persita Bikin Arema Merana
Gambar Istimewa : gilabola.com

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi. Persita sempat mengancam lebih dulu melalui Hokky Caraka, namun umpan matangnya gagal dimanfaatkan. Arema tak tinggal diam, Dedik Setiawan dan Arkhan Fikri berulang kali mencoba peruntungan, namun tendangan mereka masih belum menemui sasaran.

Puncak frustrasi Arema di babak pertama terjadi pada menit ke-22. Dedik Setiawan berhasil menyundul bola masuk ke gawang Igor Rodrigues setelah menerima umpan sepak pojok dari Arkhan. Namun, selebrasi gol itu harus terhenti setelah wasit menganulirnya usai meninjau Video Assistant Referee (VAR), karena Dedik dianggap melakukan pelanggaran sebelum mencetak gol. Beberapa peluang emas lain dari Valdeci dan Dedik juga gagal berbuah gol, membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak mengendur. Arema terus menekan, mencari celah di pertahanan kokoh Persita. Hokky Caraka kembali menguji ketangguhan kiper lawan pada menit ke-62, namun usahanya masih bisa diamankan.

Titik balik dramatis terjadi di menit ke-69 ketika Persita harus bermain dengan sepuluh pemain. Andrean Rindorindo diganjar kartu merah, meninggalkan Pendekar Cisadane dalam posisi yang lebih sulit. Situasi ini seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Arema untuk memecah kebuntuan. Namun, justru di saat Arema semakin gencar menyerang, petaka itu datang.

Di menit ke-83, pelatih Persita melakukan pergantian krusial dengan memasukkan Alexa Andrejic menggantikan Eber Bessa. Keputusan ini terbukti jitu. Pada menit 90+1, di tengah kepungan pemain Arema, Alexa Andrejic berhasil melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau Lucas Frigeri, merobek jala gawang tuan rumah dan memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk Persita. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Arema yang harus merelakan tiga poin di kandang sendiri di penghujung tahun.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post