Drama Horor PSM Makassar Kalah Tragis di Kandang

El-Shinta

9 Januari 2026

2
Min Read

Ekonesia – Sebuah malam penuh drama dan kekecewaan menyelimuti Stadion Gelora BJ Habibie Parepare saat PSM Makassar kembali harus menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri. Dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung Jumat malam 9 Januari 2026, Juku Eja takluk 0-2 dari tamunya Bali United, memperpanjang rekor kelam lima kekalahan beruntun. Lebih tragis lagi, PSM harus mengakhiri pertandingan dengan hanya sembilan pemain di lapangan, sebuah pukulan telak bagi ambisi mereka.

Sejak peluit awal dibunyikan, intensitas pertandingan langsung memanas. Namun, kejutan tak terduga datang hanya dalam 33 detik pertama. Mirza Mustafic dengan sigap berhasil menjebol gawang tuan rumah, memanfaatkan umpan matang dari Thijmen Goppel. Gol cepat ini sontak membuat Bali United unggul 1-0 dan memberikan tekanan mental yang berat bagi skuad asuhan Tomas Trucha. PSM sempat merespons dengan peluang emas melalui Alex Tanque, namun kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, tampil heroik menggagalkan upaya tersebut. Penjaga gawang PSM, Reza Arya, juga sempat melakukan penyelamatan gemilang di menit kesembilan, menghalau ancaman berbahaya dari Boris Kopitovic yang mengarah ke Jordy Bruijn.

Drama Horor PSM Makassar Kalah Tragis di Kandang
Gambar Istimewa : gilabola.com

Petaka bagi PSM semakin menjadi-jadi di menit ke-23. Syahrul Lasinari diganjar kartu kuning kedua, yang otomatis berbuah kartu merah. Juku Eja terpaksa melanjutkan laga dengan sepuluh pemain, sebuah situasi yang sangat merugikan mengingat mereka sedang tertinggal. Meskipun bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap, PSM tak menyerah begitu saja. Mereka terus berupaya menciptakan peluang, termasuk melalui Alex Tanque di menit ke-35, namun lagi-lagi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.

Memasuki babak kedua, perjuangan PSM semakin berat. Bali United yang unggul jumlah pemain mampu mengontrol tempo permainan. Alex Tanque kembali mendapatkan kesempatan emas di menit ke-72, tepat di depan gawang lawan, namun tembakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Hauptmeijer, memupuskan harapan penyama kedudukan. Penderitaan PSM belum berakhir. Di masa injury time, tepatnya menit 90+8, Ananda Raehan melakukan pelanggaran keras terhadap Made Tito, yang berujung pada kartu merah kedua bagi tuan rumah. Dengan hanya sembilan pemain di lapangan, PSM Makassar tak mampu lagi berbuat banyak dan harus menerima kekalahan 0-2.

Hasil buruk ini membuat PSM Makassar semakin terpuruk di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 19 poin. Rentetan lima kekalahan beruntun menjadi sinyal bahaya yang harus segera diatasi. Di sisi lain, kemenangan krusial ini mengatrol posisi Bali United ke urutan ketujuh dengan raihan 27 poin, menunjukkan performa yang solid dan efektif di markas lawan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post