Drama 9 Pemain Arema FC Kalah Comeback Bhayangkara

El-Shinta

10 Maret 2026

2
Min Read

Ekonesia – Laga penuh drama tersaji di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Selasa malam 10 Maret 2026, kala Bhayangkara FC menjamu Arema FC dalam lanjutan BRI Super League. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan The Guardians ini menjadi sorotan utama, terutama setelah Arema FC harus bermain dengan sembilan pemain dan Bhayangkara FC berhasil mencatatkan lima kemenangan beruntun.

Sejak peluit awal dibunyikan, intensitas pertandingan langsung terasa meski kondisi lapangan sedikit terganggu genangan air akibat hujan deras. Arema FC, yang berjuluk Singo Edan, nyaris membuka keunggulan di menit keenam melalui Gustavo Franca, namun sepakannya berhasil dimentahkan kiper Bhayangkara FC, Aqil Savik. Tuan rumah juga tak tinggal diam, Moussa Sidibe sempat mengancam di menit ke-28, disusul sundulan Ryo Matsumura di menit ke-33 yang sayangnya hanya membentur tiang gawang Arema.

Drama 9 Pemain Arema FC Kalah Comeback Bhayangkara
Gambar Istimewa : gilabola.com

Petaka pertama bagi Arema datang di penghujung babak pertama. Setelah Joel Vinicius berhasil memanfaatkan umpan sundulan Dalberto untuk membawa Singo Edan unggul 1-0 di menit 45+1, keunggulan mereka tak bertahan lama. Fabio Oliveira harus diusir wasit dengan kartu merah di menit 45+7 karena pelanggaran berbahaya terhadap Frengky Missa. Arema pun harus memulai babak kedua dengan sepuluh pemain.

Memasuki paruh kedua, Arema FC yang pincang berusaha mempertahankan keunggulan. Gustavo Franca kembali menciptakan peluang di menit ke-63, namun sepakannya berhasil diblokir Wahyu Subo Setho. Situasi kian sulit bagi Singo Edan di menit ke-70. Dalberto menerima kartu kuning kedua setelah terlibat adu fisik dengan Slavko Damjanovic, membuat Arema FC harus bermain dengan hanya sembilan pemain di lapangan.

Kondisi ini langsung dimanfaatkan Bhayangkara FC. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil di menit ke-76. Privat Mbarga sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan kepala yang memanfaatkan umpan sepak pojok. Momentum sepenuhnya beralih ke The Guardians. Di menit ke-88, wasit menunjuk titik putih setelah Betinho menjatuhkan Dendy Sulistiawan di area terlarang. Moussa Sidibe yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan, mengkonversi penalti menjadi gol dan membawa Bhayangkara FC membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Kemenangan dramatis ini tak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan Bhayangkara FC, tetapi juga mendongkrak posisi mereka ke peringkat enam klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Sementara itu, Arema FC harus pulang dengan tangan hampa dan tetap tertahan di posisi ke-11 dengan 31 poin, meratapi kekalahan yang diwarnai dua kartu merah dan keunggulan yang sirna.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post