Bukan Amerika Ini Dia Pemberi Utang Terbesar RI

Agus Riyadi

21 Februari 2026

2
Min Read

Ekonesia – Hingga pengujung tahun 2025 total utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat menembus angka fantastis US$ 431,7 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan posisi setahun sebelumnya yang berada di kisaran US$ 425,11 miliar. Di balik lonjakan angka tersebut terungkap fakta menarik mengenai siapa sebetulnya negara yang paling banyak mengucurkan pinjaman kepada Tanah Air dan jawabannya mungkin mengejutkan banyak pihak.

Data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa komposisi ULN per Desember 2025 didominasi oleh pinjaman pemerintah yang mencapai US$ 214,3 miliar. Jumlah ini melonjak tajam dari US$ 203,1 miliar pada tahun 2024. Sementara itu sektor swasta justru mencatatkan penurunan ULN menjadi US$ 192,8 miliar dari sebelumnya US$ 194,4 miliar. Meskipun demikian struktur ULN Indonesia diklaim tetap terjaga sehat berkat prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV 2025 tercatat 29,9% dengan mayoritas 85,7% merupakan utang jangka panjang.

Bukan Amerika Ini Dia Pemberi Utang Terbesar RI
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Jika ditelusuri lebih dalam sumber pinjaman Indonesia terbagi dalam beberapa kategori utama. Negara-negara pemberi pinjaman menyumbang porsi terbesar dengan total US$ 205,97 miliar. Diikuti oleh organisasi internasional sebesar US$ 48,19 miliar dan kategori lainnya yang mencapai US$ 177,55 miliar. Namun sorotan utama tertuju pada negara mana yang paling royal dalam memberikan pinjaman.

Siapa sangka bukan Amerika Serikat yang menjadi kreditor terbesar Indonesia. Posisi puncak justru ditempati oleh Singapura yang telah mengucurkan pinjaman sebesar US$ 55,09 miliar. Amerika Serikat berada di urutan kedua dengan US$ 27,30 miliar disusul oleh Tiongkok dengan US$ 23,73 miliar. Jepang juga masuk daftar dengan US$ 20,28 miliar kemudian Hong Kong sebesar US$ 19,20 miliar dan negara-negara Asia lainnya dengan total US$ 10,93 miliar.

Selain dari negara-negara bilateral Indonesia juga banyak menerima pinjaman dari lembaga keuangan internasional. Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) milik Bank Dunia menjadi penyumbang terbesar dari kategori ini dengan US$ 22,09 miliar. Selanjutnya ada Asian Development Bank (ADB) dengan US$ 12,65 miliar serta Dana Moneter Internasional (IMF) yang memberikan pinjaman sebesar US$ 8,82 miliar. Data ini memberikan gambaran komprehensif tentang peta utang luar negeri Indonesia dan para pemain kunci di baliknya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post