Ekonesia – Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan telak 3-1 atas Arema FC dalam laga lanjutan BRI Super League Indonesia pekan ke-23. Pertandingan yang digelar di kandang mereka, Stadion Segiri, pada Kamis 26 Februari 2026 malam, menjadi saksi bisu dominasi tuan rumah yang sudah unggul tiga gol di babak pertama. Modal berharga ini membuat upaya balasan tim tamu di paruh kedua menjadi sia-sia.
Baca juga: Aramco Terpukul! Laba Anjlok, Ada Apa?
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung tancap gas. Mereka tak membuang waktu untuk mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, gol cepat pada menit ke-7 menjadi awal dari pesta gol yang mereka suguhkan.

Caxambu menjadi pembuka keran gol Borneo FC. Setelah menerima umpan matang dari Mohammad Anez, Caxambu berhasil mengoyak jala gawang Arema FC. Gol ini tak hanya memecah kebuntuan, namun juga memberi kepercayaan diri dan mengatur ritme permainan. Borneo FC terlihat menguasai bola dengan lebih tenang dan terstruktur, sementara Arema FC dipaksa bermain di bawah tekanan.
Baca juga: Konglomerat Dirayu Beli Utang Negara? Ini Kata Ahli!
Dominasi Borneo FC semakin nyata ketika Juan Felipe Villa menggandakan keunggulan pada menit ke-26. Skema serangan yang rapi dan efektif membuat barisan pertahanan Arema FC kocar-kacir dan kesulitan mengantisipasi pergerakan di sepertiga akhir lapangan.
Tak lama berselang sebelum jeda, Villa kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-42, ia sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya setelah menyambut umpan terukur dari Mariano Peralta. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan telak 3-0, menjadi bukti nyata efektivitas serangan Borneo FC dalam memanfaatkan setiap peluang.
Keunggulan tiga gol ini mengubah total dinamika pertandingan. Arema FC dituntut bermain lebih menyerang di babak kedua, sementara tim tuan rumah berada dalam posisi nyaman untuk mengontrol jalannya laga.
Arema FC sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada menit ke-64. Dalberto berhasil mengonversi umpan dari Gustavo menjadi gol, memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 dan menyalakan secercah harapan bagi tim tamu. Namun, gol tambahan yang dinanti tak kunjung tiba. Tekanan yang dilancarkan Arema FC kurang konsisten dan mudah dipatahkan oleh kokohnya pertahanan Borneo FC yang bermain disiplin.
Kemenangan ini menjadi penegas betapa krusialnya efektivitas di paruh pertama dalam kompetisi Super League Indonesia yang berjalan ketat. Kemampuan untuk mengunci kemenangan sejak dini sering kali menjadi penentu hasil akhir. Borneo FC berhasil memanfaatkan setiap momentum sejak peluit awal dibunyikan, sementara Arema FC harus membayar mahal kelalaian mereka di 45 menit pertama.
Peluit panjang pun dibunyikan, mengukuhkan skor 3-1 di Stadion Segiri dan menutup laga pekan ke-23 dengan raihan tiga poin penuh bagi tim tuan rumah.











Tinggalkan komentar