Ekonesia – Masa depan Marcus Rashford di Barcelona kini berada di ujung tanduk. Situasi sang penyerang asal Inggris tersebut kembali diselimuti ketidakpastian, memicu spekulasi tentang kemungkinan kepergiannya dari Camp Nou. Meskipun ada peluang untuk memperpanjang masa tinggalnya, manajemen Blaugrana mulai serius mempertimbangkan berbagai alternatif sebagai langkah antisipasi jika Rashford tak lagi berseragam merah biru.
Baca juga: Liverpool Gawat Darurat Salah Bikin Waswas
Baik Rashford maupun Barcelona sebenarnya memiliki keinginan untuk melanjutkan kerja sama setelah kontrak pinjaman satu musim yang dimulai musim panas lalu. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Barcelona lebih condong untuk memperpanjang status pinjaman dari Manchester United hingga musim 2026–2027. Namun, kubu Manchester United disinyalir tidak setuju dengan skema tersebut dan lebih menginginkan Barcelona mengaktifkan klausul pembelian permanen senilai sekitar Rp560 miliar yang telah disepakati sebelumnya. Presiden Barcelona, Joan Laporta, bahkan telah memberi sinyal bahwa klub tidak berniat menebus klausul tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

Rashford sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal kariernya bersama Barcelona, terlibat dalam 15 kontribusi gol dari 20 pertandingan. Sayangnya, kontribusinya kemudian meredup drastis. Dalam 15 laga terakhir, ia hanya mampu mencetak tiga gol dan satu assist. Catatan ini dinilai belum cukup meyakinkan untuk menjamin tempatnya secara permanen di skuad utama.
Baca juga: Fenomena Hyrox Guncang Dunia Fitnes Cuan Triliunan
Melihat kondisi tersebut, Barcelona kini berpotensi besar untuk mencari opsi lain. Ekonesia telah melakukan telaah komprehensif terhadap lima nama pemain yang bisa menjadi suksesor Rashford di lini serang:
5. Antonio Nusa
Antonio Nusa mencuat sebagai salah satu talenta sayap paling menjanjikan di Bundesliga, dan diprediksi akan segera merapat ke klub-klub top Eropa. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan dribelnya yang memukau, mampu membuka celah dari situasi sulit, baik dalam ruang sempit maupun duel satu lawan satu. Potensi alaminya sangat besar untuk berkembang menjadi winger kelas dunia.
Meski demikian, di usianya yang baru 20 tahun, Nusa masih dalam tahap pengembangan. Musim ini ia baru mencatatkan enam kontribusi gol bersama RB Leipzig. Walaupun ketajamannya masih perlu diasah, performanya bersama tim nasional Norwegia, dengan dua gol dan tiga assist dalam enam pertandingan yang mengantarkan negaranya lolos ke Piala Dunia setelah 28 tahun, menjadi indikator menjanjikan. Banderol transfernya diprediksi melambung tinggi karena minat dari banyak klub, yang bisa menjadi kendala finansial bagi Barcelona. Namun, klub dikabarkan terus mengamati progres pemain ini. Jangka panjang, Nusa bisa menjadi suksesor sempurna Rashford.
4. Xavi Simons
Nama Xavi Simons sudah memukau sejak dini saat masih mengenakan seragam Barcelona di La Masia. Kini, pintu reuni dengan klub lamanya bisa saja terbuka lebar. Simons sempat menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan sebelum hijrah dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain pada usia 16 tahun di tahun 2019. Meskipun belum sepenuhnya mencapai puncak potensi saat remaja, ia kini berevolusi menjadi kreator serangan handal yang mampu memberikan dampak signifikan.
Setelah tampil impresif bersama RB Leipzig, Tottenham Hotspur merekrutnya musim panas lalu. Namun, ancaman degradasi yang membayangi klub London Utara membuat masa depannya kembali di ambang ketidakpastian. Laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Simons telah ditawarkan ke Barcelona. Ia memiliki fleksibilitas posisi, bisa bermain sebagai gelandang serang maupun winger, terutama di sisi kiri. Meski memiliki karakter berbeda dari Rashford, Simons tetap menjadi opsi menarik, apalagi Barcelona punya tradisi memulangkan alumni La Masia.
3. Ez Abde
Ez Abde adalah bukti lain keberhasilan alumni La Masia yang berkembang pesat setelah meninggalkan Barcelona. Kini, ia menjelma menjadi salah satu winger terbaik di La Liga bersama Real Betis. Setelah tampil 14 kali untuk Barcelona pada musim 2021–2022, Abde menjalani masa peminjaman ke Osasuna dan Betis sebelum akhirnya pindah permanen. Musim 2025–2026 menjadi musim kebangkitan baginya dengan performa yang lebih konsisten.
Di usia 24 tahun, ia mendekati capaian dua digit gol dan assist musim ini dan menjadi pilar utama bagi Betis. Kemampuan dribel, permainan langsung, dan eksploitasi ruang adalah kekuatan utamanya. Karakter permainannya dinilai selaras dengan sistem menyerang langsung yang diterapkan Hansi Flick. Dengan Barcelona masih memiliki 20% persentase kepemilikan atas sang pemain, peluang untuk membawanya kembali tetap terbuka lebar.
2. Jan Virgili
Jan Virgili memilih meninggalkan Barcelona setelah terpinggirkan dari skuad utama pramusim dan bergabung dengan Mallorca demi mencari panggung utama di level tertinggi. Keputusan itu terbukti membuahkan hasil. Pada usia 19 tahun, ia memukau di musim perdananya di La Liga sebagai starter. Ia juga menunjukkan performa kuat di Piala Dunia U-20 2025.
Meski belum terlalu tajam di depan gawang, perannya sebagai arsitek serangan sangat krusial. Ia bahkan menjadi pemain dengan assist terbanyak di Mallorca sejak kedatangannya. Dalam pertandingan melawan Barcelona pada Februari, Virgili sempat merepotkan Jules Koundé. Interaksinya dengan Hansi Flick setelah pertandingan juga menarik perhatian. Barcelona memang tidak memiliki klausul pembelian kembali, tetapi memiliki opsi untuk menyamai tawaran klub lain. Jika Mallorca turun kasta, pintu untuk merekrut kembali Virgili bisa terbuka.
1. Pedro Neto
Pedro Neto menjadi salah satu nama yang mulai masuk radar Barcelona dalam beberapa waktu terakhir. Winger asal Portugal ini memiliki kemampuan bermain di kedua sisi sayap. Ia dikenal sangat efektif saat mengeksploitasi celah dengan kecepatan tinggi, serta piawai memberikan umpan silang dari sisi lapangan. Keberadaannya bisa memperkaya opsi serangan Barcelona, terutama jika klub mendatangkan striker murni kelas atas sebagai pengganti Robert Lewandowski.
Kompetisi ketat di sektor sayap Chelsea cukup sengit, sehingga Neto berpotensi menjajaki petualangan baru. Kedekatan agen Jorge Mendes dengan manajemen Barcelona juga bisa melancarkan jalan negosiasi. Dengan kemungkinan skema pinjaman seperti Rashford, Neto bisa menjadi pilihan pragmatis dan minim risiko bagi Barcelona.


Tinggalkan komentar