Ekonesia – Guncangan hebat melanda industri motor listrik Tanah Air. Sejak 2025 subsidi pemerintah resmi dicabut memaksa produsen memutar otak mencari cara agar penjualan tetap ngebut. Namun jangan khawatir sebuah strategi revolusioner kini muncul demi membuat harga motor listrik lebih terjangkau dan menarik minat konsumen.
Baca juga: Wow! Brantas Abipraya Bangun 10 STMB!
Tekno Wibowo Commercial Director Polytron mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan di tengah persaingan sengit ini adalah kualitas produk yang prima merek yang kuat serta jaringan layanan purnajual yang merata. Tanpa ketiga pilar tersebut sulit bagi produsen untuk bertahan apalagi menggenjot penjualan di pasar yang semakin kompetitif.

Salah satu terobosan jitu yang ditawarkan Polytron adalah skema penyewaan baterai. Dengan sistem ini konsumen tidak perlu lagi membeli baterai yang kerap menjadi komponen termahal dari motor listrik. Cukup bayar unit motornya saja beban risiko kerusakan baterai sepenuhnya ditanggung oleh produsen. Ini tentu menjadi angin segar bagi calon pembeli yang selama ini khawatir dengan biaya penggantian baterai yang mahal.
Baca juga: Rekor! Ratus Ribu Wisatawan Serbu Candi Lebaran Ini
Inovasi seperti ini diprediksi akan mengubah peta persaingan bisnis motor listrik di Indonesia. Dengan harga beli yang lebih ringan dan jaminan perawatan baterai dari pabrikan minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan diharapkan akan melonjak. Langkah Polytron ini bisa menjadi contoh bagi pelaku industri lain untuk terus berinovasi demi memajukan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.


Tinggalkan komentar