Ekonesia – Drama tak terduga tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pada Sabtu malam lalu. Bali United, yang digadang-gadang mampu bangkit, justru kembali harus menelan pil pahit setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara. Hasil 0-0 ini menjadi pukulan telak bagi Serdadu Tridatu, sementara Laskar Kalinyamat merayakan keberhasilan mereka keluar dari zona degradasi.
Baca juga: Madrid Panik Huijsen Merosot Tajam Alonso Resah
Bagi Bali United, hasil ini memperpanjang catatan kelam mereka menjadi enam laga beruntun tanpa kemenangan, dengan rincian tiga kali imbang dan tiga kekalahan. Tim asuhan Johnny Jansen kini tertahan di posisi kesebelas klasemen sementara dengan koleksi 30 poin, jauh dari ekspektasi awal musim. Performa mereka di lapangan tampak kurang menggigit, meskipun beberapa peluang sempat tercipta.

Sebaliknya, Persijap Jepara menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Berjuang mati-matian untuk melepaskan diri dari jerat zona merah, tim tamu tampil gigih dan berhasil mengamankan satu poin berharga. Tambahan poin ini membuat mereka tak terkalahkan dalam dua pertandingan terakhir dan sukses merangkak naik dari posisi berbahaya dengan total 19 poin.
Baca juga: Tarif Listrik Tetap! Kabar Gembira Bagi Rakyat!
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung berupaya menekan. Bali United sempat mengancam di menit keempat melalui Kadek Arel, namun tendangan kerasnya berhasil dimentahkan oleh kiper Persijap, Sendri Johansyah. Empat menit berselang, giliran Persijap yang menciptakan peluang dari situasi bola mati, namun sundulan Borja Herrera dari umpan Carlos Franca masih melambung di atas mistar gawang.
Serdadu Tridatu kembali membuang kesempatan emas di menit ke-12 ketika Tim Receveur gagal memaksimalkan umpan matang Irfan Jaya. Upaya Teppei Yachida di menit ke-32 juga tak membuahkan hasil. Persijap membalas tiga menit kemudian, namun tendangan Borja Herrera berhasil dibendung Mike Hauptmeijer, menjaga skor tetap 0-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Bali United mencoba mengubah strategi dengan tampil lebih agresif. Rahmat Arjuna dan Thijmen Goppel menjadi motor serangan, namun pertahanan Persijap yang solid sulit ditembus. Peluang terbaik Bali United datang di menit ke-70 melalui Boris Kopitovic, sayang tendangan kerasnya masih melambung tinggi. Tujuh menit kemudian, Diego Campos yang baru masuk lapangan juga gagal memecah kebuntuan, tendangannya dari luar kotak penalti kembali melambung.
Di penghujung laga, justru Persijap yang nyaris mencuri kemenangan. Jose Luis mendapatkan kesempatan emas di depan gawang Mike Hauptmeijer, namun penyelesaian akhirnya masih melebar tipis. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, mengakhiri pertandingan yang penuh drama dan frustrasi bagi tuan rumah.











Tinggalkan komentar