Ekonesia – Real Madrid bersiap menghadapi tantangan terakhir di fase liga Liga Champions, bertandang ke markas Benfica pada Kamis dini hari. Alvaro Arbeloa, pelatih yang memimpin skuad Los Blancos, memberikan pandangannya secara mendalam menjelang laga krusial ini. Kemenangan menjadi harga mati demi mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar, mengingat posisi mereka saat ini di urutan ketiga dengan 15 poin dari tujuh pertandingan.
Baca juga: Rupiah Bangkit Kejutan di Pasar Dolar AS
Ini akan menjadi penampilan kedua Arbeloa di kancah Liga Champions sebagai pelatih, setelah sebelumnya sukses mencatatkan debut gemilang dengan kemenangan telak 6-2 atas Monaco. Di Lisbon, Arbeloa menyapa awak media dan membahas berbagai topik menarik, dimulai dari hubungannya yang istimewa dengan Jose Mourinho, mantan mentornya di Real Madrid yang kini menukangi Benfica.

Arbeloa mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan Mourinho, mengakui bahwa pelatih asal Portugal itu memiliki makna personal yang mendalam bagi perjalanan karirnya. Ia menggambarkan Mourinho sebagai sosok yang selalu siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan, terlepas dari kesibukan masing-masing, menunjukkan bahwa ikatan mereka tetap terjaga erat.
Baca juga: SHM Transmigran: Kementrans Gelontorkan Dana Segar!
Beralih ke kondisi tim, Arbeloa memuji komitmen tinggi yang ditunjukkan para pemainnya sejak hari pertama. Ia melihat skuad asuhannya sangat terbuka terhadap instruksi dan tak segan bekerja keras dalam setiap sesi latihan, mencerminkan semangat juang yang kuat.
Salah satu talenta yang menjadi sorotan Arbeloa adalah Jude Bellingham. Gelandang muda Inggris ini dinilai memiliki kualitas, kepemimpinan, dan kedewasaan yang jauh melampaui usianya, menjadikannya pilar penting bagi tim.
Di lini serang, Arbeloa tak ragu menyinggung potensi duet maut antara Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Kombinasi keduanya, bersama dengan Bellingham, diyakini Arbeloa berpotensi menjelma menjadi ancaman paling serius dan menakutkan di kancah sepak bola Eropa.
Tak ketinggalan, Arda Guler juga mendapatkan perhatian. Gelandang muda Turki ini dipandang memiliki visi bermain yang cemerlang, teknik mumpuni, serta etos kerja yang baik, meskipun Arbeloa mengakui masih ada ruang untuk terus berkembang menjadi lebih baik.
Mengenai perannya sebagai pelatih Real Madrid, Arbeloa menekankan besarnya rasa tanggung jawab yang ia emban. Namun, ia juga menegaskan bahwa menikmati setiap proses pekerjaan adalah kunci utama untuk menghasilkan kinerja terbaik dan membawa tim meraih kesuksesan.
Laga melawan Benfica akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kematangan Real Madrid di bawah arahan Alvaro Arbeloa. Jose Mourinho tentu bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Namun, jika chemistry antara Mbappe, Vinicius, dan Bellingham dapat terjalin sempurna, mereka akan menjadi kekuatan yang sulit dihentikan oleh lawan manapun. Ikuti terus perkembangan terbaru di ekonosia.com.











Tinggalkan komentar