Ekspor Alumina Perdana RI: Prabowo Akan Resmikan!

Rachmad

19 Maret 2025

2
Min Read
Ekspor Alumina Perdana RI: Prabowo Akan Resmikan!

TeraNews Bisnis – Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), Indra Hidayat Sani, mengungkapkan kabar gembira terkait rencana ekspor alumina pertama Indonesia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan momen bersejarah ini pada bulan April mendatang. Informasi ini disampaikan Indra saat acara buka puasa bersama awak media di Jakarta, Rabu (19/3).

PTP Nonpetikemas, menurut Indra, berperan penting dalam rantai pasok ini. Perusahaan tersebut bertanggung jawab atas bongkar muat bauksit, bahan baku alumina, dari kapal tongkang menuju smelter PT Borneo Alumina Indonesia (BAI). Jarak antara pelabuhan PTP Nonpetikemas dan smelter BAI hanya sekitar 7 kilometer. Setelah diproses menjadi alumina di smelter BAI, PTP Nonpetikemas kembali terlibat dalam pengangkutan alumina ke pelabuhan untuk selanjutnya diekspor.

Ekspor Alumina Perdana RI: Prabowo Akan Resmikan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Rencananya, setelah peresmian smelter Freeport di Gresik oleh Pak Prabowo, beliau akan berkunjung ke Kijing pada bulan April untuk menyaksikan ekspor perdana alumina ini," jelas Indra. Alumina yang diekspor sebagian akan ditujukan ke PT Inalum, pabrik pengolahan aluminium di Asahan, Sumatera Utara. Langkah ini merupakan upaya nyata Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor aluminium, sekaligus meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam dalam negeri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyoroti besarnya ketergantungan Indonesia terhadap impor aluminium, yang mencapai 56% dari total kebutuhan 1,2 juta ton per tahun. Hal ini mengakibatkan kerugian devisa negara hingga US$3,5 miliar atau lebih dari Rp50 triliun setiap tahunnya. Ekspor alumina ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan tersebut dan menyelamatkan devisa negara. Dengan demikian, peresmian ekspor alumina perdana ini bukan hanya peristiwa ekonomi, tetapi juga momentum penting bagi kemandirian ekonomi Indonesia.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post