Ekonesia – Pertandingan sengit antara Liverpool dan Brighton & Hove Albion di Anfield pada Minggu (25/10) kini berada di ambang penundaan. Ancaman cuaca ekstrem, khususnya Badai Boelo, telah memicu peringatan kuning dari Met Office untuk wilayah Merseyside sepanjang akhir pekan ini.
Baca juga: Rupiah Terjun Bebas Dolar AS Merajalela
Kabar ini sontak menyita perhatian para penggemar sepak bola, mengingat kedua tim tengah menunjukkan performa impresif di awal musim Liga Primer Inggris dan bersaing ketat di papan atas. Liverpool, yang kini bertengger di posisi kelima, menunjukkan konsistensi dengan hanya satu kekalahan dari tujuh laga liga.
Sementara itu, Brighton justru tampil lebih memukau. Tim berjuluk The Seagulls ini menduduki peringkat ketiga dengan catatan lima kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan. Mereka bahkan baru saja melibas Crystal Palace 5-0 dan sebelumnya menundukkan juara bertahan Arsenal 3-0. Namun, gairah menjelang duel akbar ini terancam sirna seiring proyeksi cuaca buruk yang akan melanda sepanjang akhir pekan.
Baca juga: Guardiola Ngebet Boyong Bintang Brasil!
Badan meteorologi Inggris, Met Office, telah merilis peringatan cuaca kuning untuk Merseyside. Angin kencang dengan kecepatan embusan mencapai 113 hingga 129 kilometer per jam (70-80 mil per jam) diperkirakan akan menerjang area yang terdampak badai. Menurut Met Office, angin kencang akan meluas ke wilayah utara Inggris mulai Sabtu sore, disertai guyuran hujan lebat di beberapa lokasi. Pola angin, yang awalnya bertiup kencang dari selatan di sebagian Skotlandia, diprediksi akan bergeser menjadi angin barat yang lebih kuat dan meluas pada Sabtu malam.
Kondisi berangin ini diperkirakan akan bertahan semalaman hingga sebagian besar hari Minggu, sebelum berangsur mereda dari arah barat daya. Met Office juga memprediksi embusan angin rata-rata 89 hingga 105 km/jam (55-65 mil per jam) di banyak tempat, dengan potensi mencapai 113-129 km/jam (70-80 mil per jam) atau lebih di area pesisir dan terbuka.
Meski demikian, nasib duel di Anfield masih belum berubah. Pertandingan Liverpool melawan Brighton untuk sementara tetap dijadwalkan sesuai rencana awal, kendati ancaman cuaca ekstrem sangat serius. Mengutip laporan dari The Standard, keputusan final mengenai penundaan akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi cuaca. Jika situasi memburuk, Safety Advisory Group (SAG) setempat akan segera dilibatkan. Kelompok ini terdiri dari perwakilan kedua klub, pejabat Kepolisian Merseyside, dan Dewan Kota Liverpool.
Prioritas utama adalah keselamatan para suporter yang akan melakukan perjalanan menuju stadion. Cuaca buruk diprediksi akan mengganggu jaringan transportasi darat dan kereta api di berbagai wilayah Inggris. Ini berarti, keputusan tidak hanya mempertimbangkan kelayakan lapangan di Anfield, tetapi juga keamanan perjalanan ribuan pendukung kedua tim.
Ancaman Badai Boelo bukanlah insiden cuaca ekstrem pertama yang melanda Inggris. Sebelumnya, Badai Austen telah menyebabkan kekacauan di wilayah selatan Inggris dan Wales. BBC melaporkan bahwa lebih dari 15.000 rumah kehilangan pasokan listrik akibat terjangan badai tersebut.
Mengingat proyeksi cuaca buruk yang berlanjut, tidak hanya laga ini, sejumlah pertandingan sepak bola lain di Inggris juga berpotensi menghadapi kondisi sulit. Apabila duel Liga Primer ini ditunda, mencari jadwal pengganti akan menjadi tantangan besar, mengingat padatnya kalender pertandingan menjelang akhir tahun.
Untuk saat ini, laga Liverpool kontra Brighton masih tercantum dalam jadwal. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada dinamika cuaca dan pertimbangan komprehensif terkait keselamatan seluruh pihak yang terlibat.




Tinggalkan komentar