Antam Siap Garap Tambang Emas Papua Baru

Agus Riyadi

23 Oktober 2026

2
Min Read

Ekonesia – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dikabarkan bakal segera mengelola sebuah area tambang emas yang sangat menjanjikan di Papua Tengah. Lahan seluas 275,36 hektare yang berlokasi di Distrik Makimi Nabire ini sebelumnya dikuasai oleh PT Kristalin Eka Lestari namun kini telah resmi diambil alih oleh negara setelah operasi penertiban besar-besaran. Langkah strategis ini membuka peluang emas bagi Antam untuk memperluas portofolio tambang mereka di wilayah timur Indonesia.

Penertiban kawasan tambang emas ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Operasi yang berlangsung pada Kamis 22 Oktober 2026 ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum dan mengambil kembali aset negara. Sjafrie didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara termasuk Wakil Menteri Pertahanan Jenderal TNI Richard Tampubolon Jaksa Agung Panglima TNI Kapolri serta Gubernur Papua Tengah menandai skala dan pentingnya operasi tersebut.

Antam Siap Garap Tambang Emas Papua Baru
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Penutupan tambang PT Kristalin Eka Lestari dilakukan setelah pemerintah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan tersebut pada 12 Oktober 2026. Langkah tegas ini diambil berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 yang menjadi landasan hukum bagi Satgas PKH untuk memastikan sumber daya alam dikelola secara sah dan demi kepentingan rakyat. Kementerian Pertahanan melalui akun resminya menegaskan "Penertiban tambang ilegal terus dilanjutkan meski menghadapi perlawanan" seraya menambahkan bahwa tindakan ini adalah bukti kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat Papua.

Setelah berhasil ditertibkan dan dikuasai negara lahan tambang emas seluas 275,36 hektare tersebut kini direncanakan akan diserahkan kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). BUMN pertambangan ini diharapkan akan menjadi operator sekaligus investor utama dalam pengembangan tambang tersebut. Penyerahan ini tidak hanya akan memperkuat posisi Antam sebagai pemain kunci di industri emas nasional tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah melalui pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post