Terungkap OJK Minta Ini Demi Pelari Aman

Agus Riyadi

21 Oktober 2026

2
Min Read

Ekonesia – Otoritas Jasa Keuangan OJK kini secara tegas mengimbau para penyelenggara ajang lari marathon untuk memastikan perlindungan optimal bagi setiap peserta melalui asuransi. Langkah ini diambil seiring meningkatnya popularitas event lari di Indonesia yang melibatkan ribuan individu dengan berbagai tingkat kebugaran.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyambut baik keterlibatan industri asuransi dalam mendukung maupun menjadi sponsor acara lari. Menurut Ogi event lari bukan sekadar ajang olahraga melainkan juga platform strategis untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asuransi. Dengan tingkat penetrasi asuransi di Indonesia yang masih di angka 27 persen pada tahun 2025 acara lari bisa menjadi jembatan efektif untuk meningkatkan literasi dan inklusi asuransi secara lebih relevan dan mudah dipahami.

Terungkap OJK Minta Ini Demi Pelari Aman
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mengingat intensitas aktivitas fisik dan potensi risiko cedera kecelakaan hingga kondisi darurat medis yang mungkin terjadi OJK menekankan agar penyelenggara tidak mengabaikan aspek keamanan dan perlindungan peserta. Industri asuransi didorong untuk berinovasi menciptakan produk yang sesuai dengan karakteristik risiko event lari. Ini bisa mencakup asuransi kecelakaan diri kolektif asuransi khusus penyelenggaraan acara penggantian biaya medis serta tanggung gugat bagi penyelenggara.

Selain itu OJK juga menyarankan pengembangan produk ritel yang sederhana dan terjangkau bagi peserta seperti asuransi kecelakaan diri kesehatan perjalanan dan jiwa. Aksesibilitas produk ini dapat diperluas melalui pemanfaatan kanal digital yang kini semakin masif.

Pemanfaatan event lari sebagai strategi pemasaran bagi industri asuransi dinilai positif asalkan tetap mengedepankan prinsip perlindungan konsumen. OJK mengingatkan perusahaan asuransi untuk selalu menyampaikan informasi terkait manfaat batasan dan pengecualian produk secara transparan dan tidak menyesatkan. Proses klaim juga harus mudah diakses dan data peserta wajib dikelola sesuai ketentuan perlindungan data pribadi.

OJK berharap kolaborasi antara penyelenggara event lari dan industri asuransi tidak hanya berfokus pada eksposur merek semata. Lebih dari itu kemitraan ini harus menjadi sarana edukasi dan perluasan akses terhadap produk perlindungan yang sesuai kebutuhan masyarakat sehingga dapat memperkuat kepercayaan publik dan mendukung peningkatan penetrasi asuransi nasional.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post