Ronaldo Curhat Dikhianati Dua Kali Pelatih

El-Shinta

7 Oktober 2026

3
Min Read

Ekonesia – Megabintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo akhirnya membeberkan alasan mengejutkan di balik keputusannya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal. Kapten legendaris ini menuding pelatih Jorge Jesus telah dua kali mengingkari janji kepadanya, memicu ketegangan yang berujung pada kepergiannya dari skuad. Pernyataan panjang Ronaldo ini muncul setelah ia meninggalkan Kopenhagen, menjelang laga UEFA Nations League melawan Denmark pekan lalu.

Awalnya, terdapat kesepakatan bahwa Ronaldo akan diizinkan absen dalam pertandingan kontra Norwegia dan Denmark. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima. Namun, rencana tersebut berubah drastis pada hari pertandingan melawan Norwegia. Menurut pengakuan Ronaldo, Jorge Jesus tiba-tiba memintanya untuk bermain selama 30 menit.

Ronaldo Curhat Dikhianati Dua Kali Pelatih
Gambar Istimewa :

"Semua orang tahu apa yang terjadi selanjutnya," ungkap Ronaldo. "Saya sudah melakukan pemanasan sejak babak pertama usai, namun menit terus berjalan dan saya tidak kunjung dimainkan." Ia merasa kecewa berat, menegaskan bahwa sang pelatih telah melanggar kesepakatan yang dibuat sebelumnya.

Pasca insiden tersebut, sebuah pertemuan darurat digelar. Ronaldo duduk bersama Jorge Jesus, didampingi direktur olahraga Al Nassr, Simao Coutinho. Dalam diskusi itu, keduanya diklaim mencapai kesepahaman bahwa Jesus akan memberikan klarifikasi dalam konferensi pers berikutnya. Bahkan, sebuah dokumen resmi dengan delapan poin penting disebut-sebut telah disusun. Isinya menegaskan bahwa Ronaldo tidak pernah meminta jatah waktu bermain dan selalu menghormati keputusan pelatih. Dokumen itu juga mengakui bahwa tindakan Jesus meminta Ronaldo melakukan pemanasan tanpa akhirnya menurunkannya adalah sebuah kekeliruan.

Meski Ronaldo menyatakan Jesus tidak perlu meminta maaf secara pribadi, pernyataan publik sang pelatih justru tidak sejalan dengan hasil pembicaraan mereka. "Itu adalah kali kedua ia mengingkari janjinya kepada saya," tegas Ronaldo. Merasa kembali dikhianati, ia pun mengambil keputusan drastis untuk meninggalkan pemusatan latihan tanpa menunggu janji yang berpotensi dilanggar lagi.

Menanggapi tudingan ini, Jorge Jesus membantah keras pernah membuat kesepakatan dengan Ronaldo usai kemenangan Portugal atas Norwegia. Meski demikian, Jesus tetap membuka lebar pintu bagi kembalinya sang megabintang. Di sisi lain, Ronaldo juga menyampaikan permohonan maafnya karena tidak menyapa para pendukung seusai laga Norwegia dan meninggalkan rekan-rekannya.

"Konsekuensi dari tindakan saya harus dinilai dan dihukum oleh Federasi Sepak Bola Portugal," ujarnya, menunjukkan sikap ksatria. Terlepas dari memanasnya hubungan dengan Jesus, Ronaldo menegaskan bahwa ambisinya untuk membela Portugal belum padam. Ia menyatakan siap kembali memperkuat tim nasional setelah menjalani hukuman yang mungkin dijatuhkan oleh FPF. "Jika saya fit secara fisik, bermain untuk klub dan mencetak gol, saya berharap setelah menjalani hukuman apa pun yang dijatuhkan, saya tetap tersedia," pungkasnya, memberikan sinyal kuat untuk masa depan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post