Liverpool Diterpa Badai Jelang Laga Kontra City

El-Shinta

7 Oktober 2026

2
Min Read

Ekonesia – Kabar kurang menyenangkan menyelimuti kubu Liverpool jelang laga krusial kontra Manchester City di ajang Premier League. Pelatih Andoni Iraola dihadapkan pada dilema pelik terkait performa dua gelandang andalannya, Ryan Gravenberch dan Florian Wirtz, yang belum menunjukkan konsistensi maksimal. Pertandingan ini diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad The Reds.

Laga tersebut bukan sekadar pertemuan dua raksasa, melainkan juga penanda kembalinya City ke lapangan hijau setelah Premier League menjatuhkan vonis bersalah atas 114 pelanggaran aturan finansial. Bagi Liverpool sendiri, duel ini sekaligus membuka rentetan jadwal super sibuk, di mana mereka harus menjalani sembilan pertandingan dalam kurun waktu 29 hari ke depan. Situasi ini tentu akan menguji kapasitas seluruh pemain.

Liverpool Diterpa Badai Jelang Laga Kontra City
Gambar Istimewa :

Meski demikian, beberapa pilar telah menunjukkan grafik performa menanjak, seperti Cody Gakpo dan Alexis Mac Allister yang semakin padu di lini tengah. Kehadiran pemain baru semacam Jeremy Jacquet dan Ronald Araujo juga terbukti memberikan kontribusi signifikan sejak bergabung, menambah opsi bagi Iraola.

Namun, tidak semua berjalan mulus. Ryan Gravenberch, gelandang asal Belanda, masih kesulitan menemukan ritme terbaiknya, terutama dalam memenuhi tuntutan defensif dari Iraola. Padahal, ia sempat bersinar di lini tengah selama sebagian besar era Arne Slot. Sejak awal musim ini, penampilannya jauh dari harapan, membuatnya terpinggirkan dari sebelas pertama dan kurang memberi dampak saat masuk dari bangku cadangan. Gravenberch bahkan belum pernah bermain lebih dari 60 menit dalam satu pertandingan sejak pekan pembuka, dengan posisinya kini tergeser oleh Mac Allister dan Dominik Szoboszlai. Kendati demikian, badai cedera yang menimpa pemain lain berpotensi memberinya angin segar untuk kembali menjadi starter.

Selain Gravenberch, Florian Wirtz juga dituntut untuk segera bangkit. Pemain muda Jerman ini memulai kiprahnya di Anfield dengan kurang mulus. Ia belum berhasil mencetak gol dan baru mengoleksi satu assist, catatan yang dianggap belum setimpal dengan investasi besar sebesar £125 juta yang dikeluarkan Liverpool untuk memboyongnya. Tekanan terhadap Wirtz diprediksi kian membumbung jika Liverpool benar-benar kehilangan Alexander Isak dan Gakpo yang dihantam cedera saat membela negaranya.

Meski demikian, Wirtz sempat memperlihatkan kualitasnya bersama Timnas Jerman, mencetak satu gol dan satu assist saat menghadapi Serbia, serta menjadi kapten untuk pertama kalinya ketika melawan Yunani. Loyalitas penggemar Liverpool tetap diberikan kepadanya, meskipun sorotan tajam dari para pengamat terus berdatangan. Kini, sang pemain dituntut untuk segera membalas kepercayaan tersebut dengan performa yang lebih konsisten dan stabil bersama The Reds.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post