Mustahil Roma Balikkan Keadaan Detik Akhir

El-Shinta

6 September 2026

3
Min Read

Ekonesia – Stadion Olimpico menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang nyaris tak terbayangkan. AS Roma, yang sudah di ambang kekalahan, secara ajaib membalikkan keadaan dalam rentang waktu hanya empat menit terakhir pertandingan. Tertinggal 0-1 hingga menit ke-89 dari Atalanta, Giallorossi bangkit dengan dua gol kilat yang mengubah hasil akhir menjadi kemenangan 2-1 yang penuh euforia.

Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan Serigala Ibu Kota menunjukkan dominasi penuh. Mereka menguasai jalannya laga dan berulang kali melancarkan serangan berbahaya ke jantung pertahanan La Dea. Beberapa peluang emas tercipta melalui Malen dan Rodrigo Mora yang nyaris memecah kebuntuan. Bahkan, selebrasi gol sempat pecah ketika Ndicka berhasil menjebol gawang lawan, namun kegembiraan itu sirna setelah wasit menganulir gol karena posisi offside. Meskipun terus menekan, Roma gagal mengonversi dominasi menjadi keunggulan, membuat skor tetap kacamata hingga jeda.

Mustahil Roma Balikkan Keadaan Detik Akhir
Gambar Istimewa : gilabola.com

Petaka bagi Roma datang tak lama setelah babak kedua dimulai. Atalanta berhasil mencuri gol pembuka melalui Ederson. Berawal dari pergerakan De Ketelaere yang melewati Hermoso, umpan silang dilepaskan ke kotak penalti. Bola liar yang gagal diamankan barisan belakang Roma langsung disambar Ederson dengan sepakan keras yang tak mampu dihalau kiper. Olimpico terdiam, Roma kini tertinggal. Pelatih Atalanta, Gasperini, kemudian melakukan sejumlah pergantian untuk memperkuat lini serang dan mengamankan keunggulan. Waktu terus bergulir, dan Atalanta tampak kokoh mempertahankan posisinya, bahkan sempat nyaris menggandakan skor melalui Krstovic.

Saat harapan Giallorossi nyaris sirna, dan pertandingan seolah akan berakhir pahit, keajaiban itu datang. Menit ke-89, Mario Hermoso muncul sebagai penyelamat. Unggul dalam perebutan bola atas, ia melepaskan sundulan keras yang tak terbendung, mengubah skor menjadi 1-1. Olimpico meledak, semangat Roma kembali menyala. Mereka belum selesai. Di masa tambahan waktu, Soulé mendapatkan kesempatan dari sudut sempit. Dengan tenang, ia melepaskan eksekusi akhir yang akurat, menembus jaring gawang dan untuk pertama kalinya, Roma berbalik unggul 2-1. Dari nyaris kalah, menjadi pemenang. Dari tertinggal hingga menit-menit akhir, menjadi peraih tiga poin krusial.

Bagi Atalanta, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Kemenangan yang sudah di depan mata, raib begitu saja dalam sekejap. Strategi mereka di babak pertama yang fokus meredam serangan Roma berjalan efektif, mencegah Giallorossi mencetak gol. Setelah jeda, mereka bahkan berhasil memanfaatkan peluang pertama dengan sangat klinis melalui gol Ederson, menempatkan Roma di bawah tekanan waktu. Namun, gol Hermoso mengubah segalanya, membuka kembali pertandingan yang seolah sudah terkunci. Pukulan terakhir dari Soulé di injury time benar-benar menghancurkan harapan mereka.

Empat menit. Cukup untuk mengubah jalannya pertandingan, menghapus keunggulan lawan, dan mengembalikan tiga poin ke pelukan AS Roma. Sepak bola memang seringkali menyimpan kejutan hingga detik terakhir. Terkadang, panggung dongeng justru tercipta ketika sebagian besar penonton sudah mengira cerita telah usai. Roma menolak menyerah, dan malam indah di Olimpico pun menjadi milik mereka, sebuah kisah yang akan dikenang lama.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post