Newcastle Bangkit Dari Neraka Lawan Cherries

El-Shinta

5 September 2026

3
Min Read

Ekonesia – Drama menegangkan tersaji di lapangan hijau ketika Newcastle United menunjukkan mental baja mereka. Sempat terpuruk dengan defisit dua gol, The Magpies secara heroik berhasil bangkit dan memaksakan hasil imbang melawan Bournemouth. Pertandingan yang penuh gejolak ini berakhir dengan skor sama kuat, menjadi bukti ketahanan tim asuhan Eddie Howe yang pantang menyerah, sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan mereka di awal musim.

Sejak peluit awal dibunyikan, Newcastle tampak limbung dan kesulitan menemukan ritme permainan. Barisan pertahanan mereka berulang kali melakukan blunder fatal, sementara koordinasi serangan nyaris tidak terlihat. Kondisi ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh Bournemouth yang tampil agresif, bahkan seharusnya bisa menambah pundi-pundi gol lebih dari dua yang mereka ciptakan.

Newcastle Bangkit Dari Neraka Lawan Cherries
Gambar Istimewa : gilabola.com

Gol pembuka tim tamu lahir dari kelengahan di sisi lapangan. Lewis Hall dengan mudah dilewati oleh Rayan, yang kemudian melepaskan umpan silang berbahaya. Di tengah kekacauan pertahanan Newcastle, Marcus Tavernier dengan sigap menyambar bola dari jarak dekat, memanfaatkan kelengahan Amar Dedic yang terpaku. Sebelumnya, Bournemouth juga sempat mengancam melalui tembakan Alex Scott yang beruntung membentur pemain lawan dan mengarah ke tiang, namun belum berbuah gol.

Tekanan Bournemouth tak berhenti di situ. Sven Botman melakukan kesalahan fatal dengan umpan buruk yang nyaris dimanfaatkan Evanilson di kotak penalti, namun tembakannya melambung. Puncak kekacauan Newcastle terjadi saat Dedic kehilangan bola di lini tengah, diikuti kegagalan tekel Nico González. Justin Kluivert melepaskan tembakan keras yang membentur tiang gawang, memantul mengenai punggung kiper Lukasz Hornicek. Bola liar kemudian disambar Alex Scott yang mencoba mengirim umpan silang, namun justru berbelok masuk ke gawang sendiri setelah mengenai kaki Malick Thiaw. Skor 2-0 untuk Bournemouth, sebuah situasi yang menggambarkan betapa beruntungnya Newcastle hanya tertinggal dua gol saat jeda.

Namun, babak kedua menyajikan cerita berbeda. Hanya 25 detik setelah peluit dibunyikan, Harvey Barnes langsung memberikan respons. Tembakan spektakuler dari Barnes berhasil merobek jala lawan, membangkitkan harapan The Magpies dan mengubah jalannya pertandingan.

Meski lebih sering menguasai bola, Newcastle masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Sundulan Joe Willock sempat melebar di awal babak kedua, namun setelah itu, serangan mereka kembali buntu. Hingga akhirnya, Jacob Ramsey muncul sebagai penyelamat. Gol penyama kedudukan dari Ramsey menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Newcastle sepanjang babak kedua, namun cukup untuk mengamankan satu poin berharga.

Hasil imbang ini memang menjaga rekor tak terkalahkan Newcastle, namun juga menyoroti kembali persoalan yang sering mereka hadapi di kandang pada musim lalu di bawah asuhan Eddie Howe. Tim kerap kesulitan menghadapi pertandingan seperti ini, namun kali ini, mereka berhasil menunjukkan karakter. Kebangkitan dari ketertinggalan dua gol membuktikan bahwa, meskipun permainan tidak berjalan sesuai rencana, Newcastle masih memiliki kemampuan untuk menemukan jalan keluar dan menyelamatkan pertandingan. Ini adalah pelajaran berharga bagi Eddie Howe dan pasukannya, sekaligus menjadi sinyal peringatan bahwa perbaikan masih diperlukan, seperti diulas ekonosia.com.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post