Ekonesia – Dunia pasar modal kembali dihebohkan dengan pergerakan masif salah satu investor. HP Capital Resources secara mengejutkan memperbesar porsi kepemilikan sahamnya di PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) hingga mencapai angka fantastis 22,44%. Aksi borong saham ini sontak memicu spekulasi dan perhatian pelaku pasar, mengingat skala akuisisi yang terjadi dalam waktu singkat.
Baca juga: Petani Kalbar Sumringah! Panen Jagung Berkah Prabowo?
Mengutip laporan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan pada 27 Agustus 2026, HP Capital Resources kini menggenggam 339.917.884 lembar saham LUCY. Angka ini melonjak drastis dari posisi sebelumnya yang hanya 112.701.800 saham, yang berarti hak suara HP Capital di LUCY naik dari 7,44% menjadi lebih dari seperlima total saham beredar.

Peningkatan kepemilikan yang signifikan ini merupakan hasil dari aksi beli sebanyak 227.216.084 saham LUCY. Transaksi jumbo tersebut dieksekusi pada 24 Agustus 2026 dengan harga Rp300 per saham. Jika dihitung, total dana yang digelontorkan untuk pembelian saham ini mencapai sekitar Rp68,16 miliar. Dalam dokumen pelaporan, motif utama di balik investasi besar ini adalah untuk meraih keuntungan modal atau capital gain.
Baca juga: Indonesia Raih Kehormatan! Tuan Rumah Forum Pariwisata Dunia!
Meskipun kini menguasai lebih dari 22% hak suara di LUCY, HP Capital Resources tidak terafiliasi sebagai anggota Direksi maupun Dewan Komisaris perusahaan. Statusnya juga tidak dikategorikan sebagai pemegang saham pengendali, meskipun porsi kepemilikannya sangat substansial.
Di sisi lain, pergerakan saham LUCY di lantai bursa turut mencuri perhatian. Hingga pukul 11.00 WIB hari ini, saham LUCY terpantau melonjak 9,47% dan bahkan telah menyentuh batas auto reject atas (ARA). Kinerja impresif ini bukan hal baru, sebab dalam satu bulan terakhir, saham LUCY telah mengalami kenaikan signifikan sebesar 34,06%, menunjukkan daya tarik yang kuat di mata investor.










Tinggalkan komentar