Ekonesia – Real Madrid kembali unjuk gigi di panggung pramusim, melibas Leganes dengan skor telak 4-1. Kemenangan meyakinkan ini menjadi bukti lanjutan tren positif yang diukir skuad asuhan Jose Mourinho, sekaligus mengirim sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka menjelang dimulainya kompetisi resmi. Pertandingan yang digelar di Stadion Alfredo Di Stefano dini hari WIB, Rabu 29 Juli 2026, menyajikan duel sengit yang akhirnya dimenangkan oleh dominasi Los Blancos.
Baca juga: Energi Masa Depan Terungkap Rahasia Hutan Indonesia
Meskipun sempat mendapat perlawanan ketat di awal laga, kualitas individu dan kolektif Real Madrid tak terbendung. Federico Valverde menjadi bintang pembuka dengan golnya di menit ke-22, memecah kebuntuan dan membakar semangat tim. Tak butuh waktu lama, Gonzalo Garcia ikut mencatatkan namanya di papan skor lima menit berselang, menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Leganes, yang tak ingin menyerah begitu saja, berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol Naim Garcia pada menit ke-36, menutup babak pertama dengan skor 2-1 yang masih menjanjikan.

Memasuki paruh kedua, Real Madrid semakin mengencangkan cengkeraman mereka atas jalannya pertandingan. Serangan demi serangan terus dilancarkan, menguji ketangguhan lini belakang Leganes. Hasilnya, Franco Mastantuono tak mau ketinggalan berpesta gol, memperlebar jarak menjadi 3-1 di menit ke-58. Petaka bagi Leganes belum berakhir, hanya dua menit kemudian, bek mereka, Ruben Pulido Penas, melakukan gol bunuh diri yang membuat skor berubah drastis menjadi 4-1 untuk keunggulan Madrid. Skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Baca juga: Wolobobo Ngada Festival 2025: Wisata Ngada Meroket?
Kemenangan telak ini menambah daftar panjang hasil positif Real Madrid di masa pramusim, setelah sebelumnya mereka juga menundukkan Alcorcon dengan skor tipis 1-0. Pelatih Jose Mourinho pada laga ini menurunkan komposisi pemain yang menarik, dengan Andriy Lunin di bawah mistar gawang, didukung oleh barisan belakang Trent, Asencio, Huijsen, dan Carreras. Di lini tengah, Valverde dan Camavinga menjadi motor serangan, sementara Mastantuono, Arda Güler, Ciria, dan Gonzalo Garcia dipercaya menggedor pertahanan lawan.
Meskipun ini hanya laga uji coba, performa Real Madrid yang produktif dengan gol-gol yang dicetak oleh beberapa pemain berbeda menunjukkan kedalaman skuad dan variasi serangan yang patut diwaspadai. Ini adalah modal berharga bagi Mourinho dalam meracik strategi untuk menghadapi tantangan di musim kompetitif mendatang, meskipun evaluasi sesungguhnya baru akan terlihat saat liga bergulir.




Tinggalkan komentar