Ekonesia – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Manchester United. Setelah berhasil mengamankan tanda tangan gelandang muda berbakat Andrey Santos dari Chelsea, Setan Merah dikabarkan belum puas. Fokus mereka kini langsung beralih pada perburuan satu nama besar lain untuk memperkuat sektor lini tengah.
Baca juga: IHSG Naik Tipis, 4 Saham Ini Patut Dicermati!
Deal transfer Andrey Santos sendiri telah disepakati dengan nilai fantastis, mencapai 50 juta poundsterling atau setara Rp1,1 triliun. Chelsea akan menerima 48 juta poundsterling di muka, sementara klub London itu tetap mengantongi klausul penjualan kembali sebesar 10 persen dari transfer di masa depan.

Kehadiran Andrey Santos diyakini akan menambah dimensi baru di lini tengah Manchester United. Pemain berusia 22 tahun ini dikenal memiliki fleksibilitas tinggi, mampu beroperasi sama baiknya sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah. Pengalaman internasionalnya bersama timnas Brasil dengan enam penampilan juga menjadi nilai tambah yang signifikan.
Baca juga: Rumah Subsidi Laris Manis di Era Prabowo!
Perjalanan karier Santos cukup berliku. Ia bergabung dengan Chelsea pada Desember 2022 dari Vasco da Gama dengan mahar 17,5 juta poundsterling. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan kembali ke klub lamanya, kemudian menjalani masa pinjaman di Strasbourg. Pada Agustus 2023, Santos dipinjamkan ke Nottingham Forest selama lima bulan sebelum akhirnya ditarik pulang karena minimnya kesempatan bermain. Musim lalu, ia mencatatkan 43 penampilan, 25 di antaranya sebagai starter, menyumbang tujuh kontribusi gol, dan bermain selama 2.410 menit di berbagai kompetisi.
Andrey Santos dijadwalkan menjalani tes medis bersama kompatriotnya, Ederson. Jika keduanya lolos, Manchester United akan segera melanjutkan misi mendatangkan gelandang berstatus pemain kunci. Kebutuhan ini semakin mendesak setelah Manuel Ugarte mengalami cedera jangka panjang, mengubah rencana transfer klub yang sebelumnya hampir pasti melepasnya. Cedera Ugarte membuat Setan Merah merasa perlu menambah kedalaman skuad, terutama mengingat ambisi mereka untuk kembali bersaing di Liga Champions musim 2026/2027.
Di sisi lain, keputusan Chelsea melepas Santos tampaknya didasari oleh kebutuhan sang pemain akan menit bermain lebih banyak. Dengan jadwal pertandingan yang lebih sedikit setelah absen dari kompetisi Eropa musim 2026/2027, peluang Santos untuk tampil reguler diperkirakan akan semakin terbatas di belakang nama-nama seperti Enzo Fernandez dan Moises Caicedo.
Menurut Ekonesia.com langkah Manchester United yang tidak berhenti pada transfer Andrey Santos menunjukkan bahwa INEOS masih melihat lini tengah sebagai area krusial yang perlu diperkuat. Santos menawarkan fleksibilitas dan potensi jangka panjang. Namun, jika target gelandang berstatus marquee benar-benar berhasil didaratkan, persaingan memperebutkan tempat utama di lini tengah MU dipastikan bakal semakin sengit sepanjang musim.




Tinggalkan komentar