Drama Menit Akhir Garuda Muda Bikin Melongo

El-Shinta

7 Juni 2026

3
Min Read

Ekonesia – Tim Nasional Indonesia U-19 sukses meraih kemenangan dramatis atas Vietnam dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Piala AFF U-19 2026. Sebuah gol penalti Evandra di menit-menit akhir pertandingan menjadi penentu, mengunci kemenangan krusial bagi skuad Garuda Muda sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal. Pertarungan sengit yang memacu adrenalin ini tersaji di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Minggu malam 7 Juni 2026.

Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung tancap gas. Baru empat menit berjalan, kombinasi apik Reno Salampessy dan Arkhan Kaka nyaris membuka keunggulan. Reno melepaskan sepakan keras dari area berbahaya, sayang bola masih sedikit melebar. Vietnam tak tinggal diam, namun Dafa Al Gasemi dengan sigap menepis umpan silang mematikan pada menit keenam. Peluang terus tercipta, Fabio Azka mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-16, namun usahanya berhasil diredam bek lawan.

Drama Menit Akhir Garuda Muda Bikin Melongo
Gambar Istimewa : gilabola.com

Gol yang dinanti akhirnya tiba di menit ke-22. Momen kelengahan barisan pertahanan Vietnam tak disia-siakan Reno Salampessy. Dengan tenang, ia menuntaskan peluang matang dari kotak terlarang, membawa Indonesia memimpin 1-0. Tertinggal satu gol, Vietnam mengintensifkan serangan. Dafa kembali menjadi tembok kokoh dengan penyelamatan gemilang di menit ke-27. Indonesia sebenarnya hampir menggandakan skor semenit kemudian, namun sepakan Isfandyar melambung tipis di atas mistar gawang. Arkhan Kaka dan Isfandyar kembali mendapatkan peluang emas menjelang turun minum, namun belum berhasil mengubah papan skor. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis 1-0 untuk Timnas U-19 Indonesia.

Memasuki babak kedua, Indonesia tetap berupaya menambah pundi gol. Irfan Siregar langsung mengancam pertahanan Vietnam dan membuahkan tendangan bebas. Umpan lambung Isfandyar disambut Dimas Adi, namun bola masih melenceng tipis dari target. Perlahan, Vietnam mulai mengambil alih kendali permainan dan terus menggempur lini belakang Indonesia. Dafa Al Gasemi lagi-lagi tampil heroik dengan menahan sepakan keras pemain Vietnam pada menit ke-51. Indonesia sempat memiliki peluang bagus lewat Irfan Siregar di menit ke-57, namun tendangan akhirnya masih melambung tinggi.

Gelombang serangan Vietnam kian menjadi-jadi memasuki pertengahan babak kedua. Meski barisan pertahanan Indonesia menunjukkan disiplin tinggi, namun benteng pertahanan akhirnya runtuh pada menit ke-73. Kapten Vietnam, Quoc Khan, sukses menanduk bola ke jala gawang Indonesia, mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1.

Insiden kecil sempat memicu ketegangan pada menit ke-82, ketika seorang ofisial tim lawan berupaya mengganggu jalannya pertandingan dengan menaruh botol di area lemparan ke dalam Fabio Azka. Wasit langsung menghentikan laga dan situasi sempat memanas. Ofisial tim lawan itu akhirnya diganjar kartu merah dan diusir menuju lorong stadion.

Saat hasil imbang di depan mata, Indonesia mendapatkan titik balik krusial. Pada menit ke-90, Theodore dilanggar di area terlarang Vietnam dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Evandra yang dipercaya sebagai algojo melaksanakan tugasnya dengan dingin dan sempurna. Bola bersarang di gawang Vietnam, membawa Indonesia kembali unggul 2-1. Gol tersebut menjadi pukulan telak yang mematikan bagi Vietnam. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Timnas U-19 Indonesia tetap terkunci.

Analisis Ekonesia.com menyebutkan, kemenangan ini menggambarkan karakter dan mental juara Timnas U-19 Indonesia. Saat Vietnam berhasil menyamakan kedudukan dan terus memberi tekanan, para pemain muda Indonesia tetap tenang dan tidak panik. Penampilan Dafa Al Gasemi patut diacungi jempol karena berkali-kali menggagalkan peluang emas lawan. Namun, momen paling krusial tak lain adalah keberanian Evandra yang sukses mengeksekusi penalti di bawah tekanan luar biasa. Kemenangan dengan cara seperti ini seringkali lebih bermakna ketimbang kemenangan telak, karena membuktikan ketangguhan mental bertanding hingga peluit akhir.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post