Bintang Italia Tolak City Pilih Pulang Kampung

El-Shinta

24 April 2026

4
Min Read

Ekonesia – Gebrakan transfer Manchester City untuk memboyong gelandang tangguh Sandro Tonali dikabarkan menemui jalan buntu. Pemain internasional Italia itu secara tegas menyatakan prioritas utamanya adalah kembali merumput di tanah kelahirannya, bukan melanjutkan karier di Inggris. Keputusan mengejutkan ini tentu saja memicu gelombang spekulasi dan berpotensi mengubah peta persaingan di bursa transfer Eropa, bahkan turut berdampak pada rencana Manchester United.

Selama membela panji Newcastle United, Tonali menjelma menjadi salah satu poros tengah paling konsisten dan serba bisa di Liga Primer. Kontribusinya sangat vital dalam mengakhiri penantian 70 tahun klub untuk meraih trofi domestik lewat keberhasilan di Carabao Cup. Tak hanya itu, ia juga menjadi motor penggerak tim asuhan Eddie Howe menembus panggung Liga Champions UEFA.

Bintang Italia Tolak City Pilih Pulang Kampung
Gambar Istimewa : gilabola.com

Meski demikian, masa depan pemain berusia 25 tahun ini tak henti menjadi sorotan. Isyarat kepindahan sempat dilontarkan secara terbuka oleh agen Tonali, terutama setelah rumor kepindahannya ke Arsenal mencuat pada Januari lalu.

Tim asuhan Pep Guardiola sebenarnya telah memantau ketat situasi Tonali sebagai bagian dari strategi peremajaan lini tengah mereka. Bahkan, pembicaraan awal sempat dilakukan untuk mengamankan jasanya lebih cepat dari para pesaing.

Namun, harapan tersebut kini kian memudar. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa Tonali lebih condong untuk kembali ke Italia. Keputusan ini secara otomatis menepis ketertarikan dari klub-klub raksasa Inggris lainnya seperti Arsenal maupun Chelsea.

Pihak Tonali memang sempat menjajaki berbagai opsi di luar Newcastle, terutama di Inggris, dengan Manchester City sebagai kandidat terdepan. Namun, peluang untuk kembali ke Italia tetap menjadi fokus utama sang pemain.

Beberapa klub elite Italia seperti Juventus dan Inter Milan dikabarkan tertarik untuk merekrutnya. Selain itu, mantan klubnya, AC Milan, disebut-sebut berada di posisi terdepan untuk memulangkannya.

Ketika menjual Tonali ke Newcastle pada tahun 2023, Milan menerima sekitar 60 juta Poundsterling atau setara Rp1,2 triliun, yang saat itu menjadi rekor transfer pemain Italia. Hubungan baik antara kedua klub juga tetap terjalin, termasuk saat transfer Malick Thiaw ke St James’ Park dengan nilai sekitar 40 juta Poundsterling atau Rp800 miliar.

Struktur pembayaran transfer yang dilakukan secara bertahap dapat menjadi faktor krusial. Skema ini memungkinkan Milan mengurangi beban biaya jika ingin memulangkan Tonali.

Di sisi lain, Newcastle diperkirakan akan mematok harga lebih dari 75 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,5 triliun untuk melepas sang gelandang. Namun, pengaturan finansial yang sudah ada bisa membuat kesepakatan lebih realistis bagi klub Italia.

Dengan peluang Tonali kembali ke Italia semakin menguat, Manchester City kini mulai mengalihkan perhatian dan mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah. Langkah ini berpotensi berdampak signifikan pada Manchester United.

Manchester City dikabarkan berencana mendatangkan setidaknya dua gelandang pada bursa transfer musim panas mendatang.

Hal ini tidak lepas dari ketertarikan Real Madrid terhadap Rodri. Jika sang pemain memilih kembali ke La Liga, City kemungkinan tidak akan menghalanginya. Selain itu, potensi kepergian Bernardo Silva juga akan meninggalkan celah besar di lini tengah, sehingga kebutuhan akan pemain baru semakin mendesak.

Salah satu target yang diyakini bisa didatangkan adalah Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Pemain berusia 23 tahun itu juga menjadi incaran Manchester United. Namun, ada kekhawatiran bahwa City akan memenangkan persaingan, sehingga United harus mencari opsi lain.

Selain itu, perhatian juga mengarah pada gelandang Chelsea, Enzo Fernandez. Pemain asal Argentina tersebut menunda pembicaraan kontrak di Stamford Bridge di tengah ketidakpastian masa depannya.

Chelsea disebut bersedia melepasnya, tetapi hanya dengan harga lebih dari 100 juta Poundsterling atau sekitar Rp2 triliun. Nilai tersebut menjadi kendala bagi banyak klub peminat, termasuk Real Madrid dan Bayern Munich. Meski demikian, Manchester City dinilai memiliki kemampuan untuk menyusun skema transfer jika serius mengincar Fernandez.

Saat ini, Tonali masih menjadi pemain yang diminati, tetapi peluang transfernya semakin menipis. Oleh karena itu, City terus mengevaluasi berbagai opsi lain untuk melakukan perombakan besar di lini tengah pada musim panas mendatang. Menurut laporan Sky Sports, kegagalan Chelsea lolos ke Liga Champions berpotensi membuat Fernandez dijual pada musim panas ini.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post