Solo Bangkit Dramatis Lolos Degradasi

El-Shinta

12 April 2026

3
Min Read

Ekonesia – Gelora Stadion Manahan Solo menjadi saksi bisu kebangkitan Persis Solo. Laskar Sambernyawa berhasil menaklukkan Semen Padang dengan skor tipis 2-1 dalam laga krusial pekan ke-27 Super League, Minggu (12/4/2026). Kemenangan dramatis ini tak hanya mendongkrak mental tim, tetapi juga secara resmi mengeluarkan Persis dari jerat zona degradasi, memicu euforia di kalangan suporter setia mereka.

Pertandingan yang berlangsung di kandang Persis Solo ini menyajikan jual beli serangan yang intens sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan. Tim asuhan Milomir Seslija menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih poin penuh, menghadapi perlawanan sengit dari Semen Padang yang juga berjuang keras untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Solo Bangkit Dramatis Lolos Degradasi
Gambar Istimewa : gilabola.com

Sebagai tim tamu, Semen Padang langsung berinisiatif menekan lini pertahanan Persis Solo. Duet Ricky Ariansyah dan Kianz Froese menjadi motor serangan Kabau Sirah, mencoba membongkar barisan belakang tuan rumah. Namun, Persis tak tinggal diam. Mereka membalas tekanan dengan mengandalkan ketajaman Bruno Gomes di lini depan. Peluang emas sempat didapat Semen Padang pada menit ke-12 saat umpan matang Kianz Froese mengarah ke Kasim Botan, namun eksekusinya masih belum sempurna.

Memasuki menit ke-34, Persis Solo nyaris membuka keunggulan melalui umpan terobosan cerdik dari Bruno Gomes yang ditujukan kepada Roman Paparyga, namun peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Gol pembuka yang dinanti akhirnya tercipta dua menit berselang. Pada menit ke-36, Miroslav Maricic menunjukkan insting golnya dengan memanfaatkan umpan akurat dari Luka Dumancic. Tendangan terarahnya tak mampu dijangkau kiper Semen Padang, Rendy Oscario, mengubah skor menjadi 1-0 yang bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persis Solo langsung tancap gas berusaha menggandakan keunggulan. Roman Paparyga kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-48, namun lagi-lagi gagal memaksimalkannya di depan gawang lawan. Lima menit kemudian, tendangan bebas Andre Alba hampir saja menambah pundi gol Persis, beruntung Rendy Oscario sigap menepis bola.

Semen Padang yang kesulitan menciptakan peluang akhirnya menemukan celah. Pada menit ke-67, tembakan jarak jauh Firman Juliansyah menguji kiper Muhammad Riyandi, yang berhasil mengamankan bola. Gol penyeimbang yang mengejutkan akhirnya lahir pada menit ke-69. Umpan dari Kianz Froese yang seharusnya mudah diantisipasi oleh Riyandi justru berujung fatal. Bola membentur Sutanto Tan sebelum meluncur masuk ke gawang sendiri, membuat skor imbang 1-1.

Namun, Persis Solo tidak butuh waktu lama untuk merespons. Sembilan menit kemudian, tepatnya pada menit ke-78, umpan terukur dari Dimitri berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Dejan Tumbas, membawa tuan rumah kembali unggul 2-1. Sisa waktu pertandingan diwarnai upaya keras kedua tim untuk mencetak gol tambahan, namun tidak ada perubahan skor hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan kemenangan krusial bagi Persis Solo.

Raihan tiga poin ini mengangkat posisi Persis Solo ke peringkat ke-15 klasemen Super League, sekaligus menggeser Madura United dari zona aman. Di sisi lain, Semen Padang harus puas tertahan di posisi ke-17 dengan koleksi 20 poin dari 27 pertandingan, melanjutkan perjuangan berat mereka di papan bawah.

Susunan Pemain
Persis Solo (4-2-3-1): Muhammad Riyandi; Dusan Mijic, Kadek Raditya, Luka Dumancic, Dodi Alekvan Djin (Althaf Indie 82′); Andre Alba, Dejan Tumbas; Zanadin Fariz (Sutanto Tan 58′), Miroslav Maricic (Irfan Jauhari 83′), Bruno Gomes (Dimitri 46′); Roman Paparyha (Septian Bagaskara 76′).
Semen Padang (4-2-3-1): Rendy Oscario; Ravy Tsouka Dozi, Ade Kristianto, Angelo Meneses, Asyraq Gufron; Boubakary Diarra, Ricki Ariansyah (Maicon 67′); Kianz Froese (Jaime Giraldo 84′), Kasim Botan (Firman Juliansyah 46′), Kazaki Nakagawa (Diego Mauricio 84′); Guillermo Fernandez.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post