Ekonesia – Aston Villa kini menjadi sorotan utama di kancah sepak bola Eropa dan Inggris. Klub asal Birmingham ini disebut-sebut memiliki kesempatan emas untuk mengukir sejarah ganda musim ini: mengamankan tiket Liga Champions melalui Premier League sekaligus mengangkat trofi bergengsi di Liga Europa. Sebuah prediksi berani yang datang dari legenda klub, Gareth Barry, yang melihat potensi luar biasa dalam skuad Unai Emery.
Baca juga: Keroyokan BUMN Bangun Dapur Raksasa untuk Program Makan Gratis!
Barry, yang pernah merasakan pahitnya kegagalan Villa di masa lalu, kini menyaksikan tim kesayangannya berada di ambang era baru. Ia dengan yakin menyatakan bahwa Villa mampu menembus empat besar klasemen Premier League, sekaligus mengakhiri dahaga trofi mayor yang telah berlangsung selama tiga dekade. Saat ini, setelah jeda internasional, The Villans bertengger di posisi keempat liga domestik dan telah melaju ke perempat final Liga Europa, menunjukkan konsistensi performa yang patut diacungi jempol.

Perjalanan Villa di Premier League masih menyisakan tujuh laga krusial. Mereka akan melakoni empat partai tandang menantang melawan Nottingham Forest, Fulham, Burnley, dan Manchester City, serta tiga laga kandang kontra Sunderland, Tottenham Hotspur, dan Liverpool. Barry menekankan bahwa setiap pertandingan adalah final, namun ia optimistis. Menurutnya, perolehan 10 hingga 12 poin dari sisa laga akan cukup untuk mengamankan setidaknya posisi kelima, bahkan membuka lebar pintu menuju peringkat keempat, terutama dengan laga kandang melawan Liverpool yang bisa menjadi penentu.
Baca juga: Industri RI di Ujung Tanduk? Ini Kata Ahli!
Momentum positif menjadi kunci utama di fase akhir musim. Meskipun sempat mengalami pasang surut, kemenangan 2-0 atas West Ham baru-baru ini, ditambah hasil kurang memuaskan dari para pesaing, menempatkan Villa dalam posisi yang sangat menguntungkan. Mereka kini unggul lima poin dari Liverpool di posisi kelima dan enam poin dari Chelsea di peringkat keenam. Barry menyoroti pengalaman beberapa pemain yang pernah mencicipi Liga Champions, struktur tim yang solid, serta kepiawaian pelatih Unai Emery sebagai faktor penentu keberhasilan.
Tak hanya di kancah domestik, Barry juga sangat percaya diri dengan peluang Villa di Liga Europa. Ia bahkan berani memprediksi bahwa tim ini memiliki kualitas untuk menjadi juara. Menurutnya, kompetisi piala memiliki dinamika berbeda, di mana performa di hari pertandingan sangat menentukan. Dengan kedalaman skuad yang mumpuni dan sentuhan magis Emery yang sudah berpengalaman menjuarai kompetisi ini, Villa dianggap sebagai salah satu favorit kuat.
Jika berhasil, gelar Liga Europa akan menjadi trofi pertama Aston Villa sejak menjuarai Coca Cola Cup pada tahun 1996, mengakhiri penantian panjang yang mendebarkan. Keberhasilan ini, menurut Barry, bukan hanya sekadar trofi, melainkan juga fondasi awal bagi kesuksesan yang lebih besar di masa depan, menandai kebangkitan raksasa yang tertidur.


Tinggalkan komentar