Ekonesia – Musim depan panggung kompetisi Eropa berpotensi diramaikan oleh jumlah wakil Liga Inggris yang belum pernah terjadi sebelumnya. Skenario unik membuka peluang bagi hingga sebelas klub dari Premier League untuk berlaga di ajang antarklub benua biru pada musim 2026-27. Meskipun perburuan gelar juara liga mulai mengerucut, atmosfer persaingan di kasta tertinggi Inggris justru kian membara, terutama dalam perebutan tiket menuju Eropa, di mana lebih dari selusin tim masih memiliki harapan.
Baca juga: Spalletti Bongkar Borok Juventus Usai Kalah Tragis
Persaingan menuju kompetisi Eropa kali ini memang luar biasa ketat, menjadikannya salah satu yang paling sengit dalam sejarah Premier League. Beberapa faktor utama turut memicu kondisi ini, antara lain format baru Liga Champions yang lebih luas, kehadiran UEFA Conference League, serta performa gemilang klub-klub Inggris di kancah Eropa. Selain itu, selisih angka di tabel klasemen, khususnya di area tengah, begitu tipis. Jarak antara tim peringkat kelima dan ke-13 saat ini hanya terpaut tujuh poin, sebuah rekor terendah sejak Premier League dimulai pada musim 1992-93. Bahkan, perbedaan antara posisi ketujuh dan ke-13 hanya empat poin, menegaskan betapa sengitnya persaingan.

Melihat ke belakang, pada musim 2025-26, sembilan klub Inggris berhasil mengamankan tempat di Eropa, dengan enam di Liga Champions, dua di Liga Europa, dan satu di Conference League. Angka ini berpotensi terulang, bahkan bisa bertambah, meski bergantung pada serangkaian kondisi tertentu.
Baca juga: Drama! Palace Ditahan Forest, Skor Akhir Sama Kuat!
Jalur Menuju Liga Champions
Format anyar Liga Champions membuka dua slot tambahan bagi liga-liga dengan performa terbaik di Eropa, berdasarkan sistem poin UEFA. Premier League hampir dipastikan akan mendapatkan satu dari dua slot ekstra tersebut. Dengan lima dari sembilan wakil Inggris yang masih bertahan di kompetisi Eropa musim ini, peluang ini sangat besar. Bahkan, hanya dengan satu hasil imbang dari total sepuluh pertandingan di babak perempat final dua leg, slot kelima Liga Champions untuk Inggris akan terkunci.
Ada pula potensi untuk slot tambahan yang lebih rumit. Jika Liverpool atau Aston Villa berhasil menjuarai kompetisi Eropa masing-masing (Liga Champions atau Liga Europa), namun finis di luar lima besar liga domestik, mereka tetap akan lolos ke Liga Champions tanpa mengurangi jatah dari posisi liga. Apabila kedua tim mampu mewujudkan skenario ini secara bersamaan, maka tujuh klub Inggris bisa tampil di Liga Champions musim depan.
Peluang di Liga Europa
Secara standar, minimal dua tempat di Liga Europa tersedia untuk klub Inggris, biasanya dialokasikan bagi tim peringkat keenam liga dan juara Piala FA. Namun, jika juara Piala FA adalah tim yang sudah lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga (misalnya finis di enam besar), maka jatah tersebut akan dialihkan kepada tim dengan peringkat tertinggi berikutnya yang belum mendapatkan tiket Eropa.
Skenario tambahan bisa membuat tim peringkat ketujuh, kedelapan, bahkan kesembilan, ikut serta di Liga Europa, tergantung pada performa keseluruhan klub Inggris di kompetisi Eropa. Sebagai contoh, jika Crystal Palace menjuarai Conference League dan finis di luar enam besar Premier League, mereka juga akan mendapatkan tempat di Liga Europa pada musim berikutnya.
Slot untuk Conference League
Tiket Conference League untuk Inggris umumnya diberikan kepada juara EFL Cup, yang musim ini adalah Manchester City. Namun, karena Manchester City hampir pasti akan finis di enam besar Premier League, slot tersebut akan diwariskan kepada tim dengan peringkat tertinggi berikutnya yang belum lolos ke Eropa. Dalam berbagai kemungkinan, tim peringkat kedelapan, kesembilan, atau bahkan kesepuluh di liga masih berpeluang untuk tampil di Conference League.
Mungkinkah 11 Klub Inggris Berlaga di Eropa?
Jawabannya adalah mungkin, namun dengan probabilitas yang sangat kecil. Untuk mencapai angka sebelas klub, Liverpool, Aston Villa, dan Crystal Palace harus secara bersamaan menjuarai kompetisi Eropa masing-masing, sekaligus finis di luar zona kualifikasi liga domestik. Jika semua kondisi ekstrem ini terpenuhi, maka komposisi tim Inggris di Eropa akan menjadi luar biasa. Namun, peluang terjadinya skenario semacam itu hanya sekitar 0,02%, atau hanya dua kali dalam sepuluh ribu simulasi.
Skenario Paling Realistis
Melihat kondisi saat ini, skenario tambahan slot yang ekstrem tersebut kemungkinan besar tidak akan terjadi. Liverpool diprediksi kuat akan finis di posisi lima besar, sementara Aston Villa juga memiliki peluang besar untuk tetap berada di zona atas klasemen. Dengan demikian, skenario paling masuk akal adalah delapan besar klasemen Premier League berpeluang besar untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Di luar tujuh besar saat ini, Brighton & Hove Albion memiliki peluang cukup besar untuk finis di posisi kedelapan. Brentford juga berpotensi menembus posisi ketujuh. Everton menunjukkan peluang kuat untuk masuk zona Eropa, sementara Fulham, Newcastle United, Sunderland, dan Bournemouth masih dalam persaingan ketat. Crystal Palace memiliki peluang terbesar melalui jalur juara Conference League, meskipun mereka juga masih berpeluang finis di delapan besar liga. Semua tim ini juga berharap agar Liverpool dan Aston Villa mampu meraih gelar Eropa namun gagal finis di lima besar, karena hal itu akan membuka lebih banyak slot bagi klub-klub Inggris lainnya.


Tinggalkan komentar