Ekonesia – Klub raksasa London Chelsea dihadapkan pada situasi pelik menjelang laga krusial Liga Inggris kontra Everton. Badai cedera parah menerpa skuad The Blues, membuat mereka terancam tampil tanpa tujuh pemain kunci saat bertandang ke Hill Dickinson Stadium pada Minggu 22 Maret pukul 00.30 WIB. Bertambahnya daftar pemain yang menepi menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Liam Rosenior.
Baca juga: RI Jadi Pusat AI Kuantum Asia? Investasi Rp6 Triliun!
Pukulan terbaru datang dari bek muda Trevoh Chalobah yang mengalami cedera saat Chelsea takluk 0-3 dari Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions. Insiden benturan dengan Achraf Hakimi pada menit ke-86 memaksa Chalobah ditarik keluar lapangan dengan tandu. Pelatih Liam Rosenior mengonfirmasi bahwa cedera tersebut memang serius, meskipun tidak seburuk dugaan awal. "Cedera Trevoh tentu bukan kabar baik, tetapi syukurlah tidak seburuk yang kami kira di awal," ungkap Rosenior. Ia menambahkan bahwa Chalobah diperkirakan akan absen sekitar enam minggu, menambah daftar panjang pemain yang harus menepi.

Kehilangan Chalobah menambah panjang daftar pemain yang harus menepi, termasuk kapten tim Reece James. Bek kanan andalan itu kembali didera cedera hamstring, yang merupakan cedera ke-10 dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Rosenior menjelaskan bahwa kondisi James tidak terlalu parah, namun memerlukan evaluasi mendalam setelah jeda internasional. "Kami akan mengevaluasi Reece setelah jeda internasional. Tidak terlalu serius, tetapi ada sesuatu pada hamstring-nya yang harus terus dipantau," jelasnya.
Baca juga: Onana Blunder Ederson Gemilang Liga Turki Memanas
Di bawah mistar gawang, kiper Filip Jorgensen juga masih dalam tahap pemulihan. Penjaga gawang asal Denmark ini mengalami masalah pada pangkal paha dan bahkan harus menjalani operasi kecil. "Ia sudah menjalani pemindaian dan membutuhkan tindakan operasi ringan. Tidak terlalu serius, tetapi tetap butuh beberapa minggu untuk pulih," kata Rosenior. Sementara itu, bek tengah Levi Colwill masih absen panjang akibat cedera ACL yang dideritanya sejak pramusim. Meski pemulihannya berjalan sesuai target, klub tidak ingin terburu-buru memainkannya kembali. "Pemulihannya berjalan sesuai tahapan yang diharapkan. Namun, kami harus memastikan semuanya tepat sebelum ia kembali bermain. Masih butuh waktu, tetapi kami berharap ia bisa kembali musim ini," tambah sang pelatih.
Ada sedikit harapan dengan potensi kembalinya dua pemain Prancis, Benoit Badiashile dan Malo Gusto, yang sempat absen karena virus pada pertandingan tengah pekan. Keduanya berpeluang besar untuk kembali masuk skuad menghadapi Everton. Namun, situasi berbeda dialami Jamie Bynoe-Gittens yang masih berjuang dengan cedera hamstring sejak akhir Januari. Ia sempat nyaris kembali saat menghadapi Newcastle United pekan lalu, namun kembali merasakan masalah pada ototnya sehari sebelum pertandingan. Ketersediaannya untuk laga akhir pekan ini masih diragukan. Selain itu, Tyrique George, yang sedang dipinjamkan ke Everton, tidak dapat dimainkan karena aturan kontrak yang melarangnya tampil melawan klub induk.
Di kubu lawan, Everton juga menghadapi masalah serupa. James Tarkowski dan Jarrad Branthwaite tidak tampil saat kekalahan 0-2 dari Arsenal pekan lalu. Charly Alcaraz dikabarkan semakin dekat untuk kembali bermain setelah absen sejak Februari. Namun, Jack Grealish dipastikan tidak akan tampil lagi hingga akhir musim. Kondisi kedua tim yang pincang ini diprediksi akan membuat pertandingan menjadi lebih menarik dan penuh kejutan.


Tinggalkan komentar