Ekonesia – Perjalanan Tottenham Hotspur di kancah Liga Champions harus berakhir tragis di babak 16 besar. Meskipun berhasil menaklukkan Atletico Madrid dengan skor 3-2 pada leg kedua, hasil tersebut tak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan agregat 5-7 yang memupuskan impian melaju ke perempat final.
Baca juga: Nias-Sibolga Makin Dekat! ASDP Genjot Ekonomi Lokal
Bermain di kandang sendiri, tim asuhan Igor Tudor menunjukkan semangat juang luar biasa untuk membalikkan keadaan. Namun, defisit gol yang terlampau besar akibat kekalahan telak 2-5 pada pertemuan pertama membuat misi mereka nyaris mustahil sejak awal.

Harapan untuk sebuah kebangkitan sempat membumbung tinggi ketika Randal Kolo Muani membuka keran gol melalui sundulan, memanfaatkan dominasi awal pertandingan. Sayangnya, Atletico Madrid segera merespons lewat gol penyeimbang dari Julian Alvarez, yang sempat meredakan euforia di stadion. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk kembali memimpin. Lima menit setelah kebobolan, Xavi Simons mencetak gol indah yang mengembalikan kepercayaan diri tim. Tottenham terus menekan, berjuang keras mengejar ketertinggalan agregat. Kiper Atletico, Julian Musso, menjadi benteng kokoh dengan delapan penyelamatan krusial yang menjaga timnya tetap unggul secara keseluruhan.
Baca juga: PGE Incar Suntikan Dana Miliaran dari Danantara!
Upaya Spurs untuk membalikkan keadaan akhirnya terhenti setelah David Hancko mencetak gol melalui sundulan tipis, memastikan keunggulan agregat Atletico tak terkejar. Menjelang peluit akhir, Xavi Simons menambah gol keduanya dari titik putih, mengukuhkan kemenangan Tottenham di pertandingan tersebut. Namun, kemenangan 3-2 itu tidak cukup untuk membawa mereka melangkah lebih jauh. Kekalahan telak di 20 menit awal leg pertama menjadi faktor penentu yang membuat Tottenham gagal mengejar defisit agregat.
Meski harus tersingkir, performa Tottenham di leg kedua memberikan modal positif. Di tengah berbagai tantangan seperti badai cedera, tekanan di papan bawah klasemen liga domestik, serta spekulasi masa depan Igor Tudor, tim tetap mampu menunjukkan daya saing tinggi sejak menit awal. Igor Tudor bahkan menyebut penampilan timnya sebagai "langkah ke arah yang benar", sebuah bukti nyata perkembangan positif yang patut diapresiasi.
Selanjutnya, Tottenham akan mengalihkan fokus ke Premier League, menghadapi Nottingham Forest pada Minggu mendatang. Pertandingan tersebut diprediksi akan sangat krusial, mengingat kedua tim hanya terpaut satu poin dalam persaingan ketat menghindari zona degradasi.


Tinggalkan komentar