Peluang Emas Mudik Gratis Kemenhub Buka

Agus Riyadi

1 Maret 2026

3
Min Read

Ekonesia – Musim mudik Lebaran 1447 Hijriah sebentar lagi tiba dan kabar gembira datang bagi para pemudik sepeda motor. Kementerian Perhubungan Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian kembali meluncurkan program unggulan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api atau MOTIS. Inisiatif ini bukan sekadar tawaran perjalanan cuma-cuma melainkan sebuah langkah strategis pemerintah untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat kembali ke kampung halaman.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono di Jakarta menekankan bahwa program MOTIS merupakan respons serius pemerintah terhadap tingginya potensi risiko kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub diperkirakan ada sekitar 24,08 juta individu yang memilih sepeda motor sebagai moda transportasi mudik. Angka ini jelas menimbulkan kekhawatiran besar terhadap keselamatan di jalan raya. Dengan MOTIS pemerintah berharap bisa menyediakan alternatif yang lebih aman nyaman dan tentu saja gratis bagi jutaan pemudik tersebut.

Peluang Emas Mudik Gratis Kemenhub Buka
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Catat tanggal pentingnya Pendaftaran program MOTIS untuk Lebaran 2026 ini telah resmi dibuka mulai 1 Maret hingga 29 Maret 2026. Sementara itu periode pengangkutan motor untuk arus mudik dijadwalkan pada 13 sampai 19 Maret 2026. Bagi arus balik layanan MOTIS akan tersedia dari 24 hingga 30 Maret 2026.

Proses pendaftaran sangat mudah bisa dilakukan secara daring melalui situs resmi nusantara.kemenhub.go.id. Alternatifnya pendaftaran juga bisa dilakukan secara langsung di sejumlah stasiun yang ditunjuk. Beberapa stasiun yang melayani pendaftaran offline antara lain Stasiun Jakarta Gudang Tangerang Bekasi Depok Baru Kiaracondong Cirebon Prujakan Tegal Pekalongan Semarang Tawang Cepu Kroya Purwokerto Kebumen Kutoarjo Lempuyangan Purwosari dan Madiun.

Allan Tandiono menambahkan bahwa MOTIS Lebaran 2026 kini hadir dengan jangkauan yang lebih luas. Jika tahun sebelumnya hanya mencakup Lintas Utara dan Lintas Tengah kini program ini memperluas layanannya dengan menambahkan Lintas Selatan. Total ada tiga jalur utama yang akan dilayani yakni Lintas Utara Lintas Tengah dan Lintas Selatan.

Pada Lintas Utara kereta MOTIS akan singgah di Jakarta Gudang Pasar Senen khusus penumpang Bekasi khusus penumpang Cirebon Prujakan Tegal Pekalongan Semarang Tawang dan Cepu. Untuk Lintas Tengah stasiun yang dilayani meliputi Jakarta Gudang Pasar Senen khusus penumpang Bekasi khusus penumpang Cirebon Prujakan Purwokerto Kroya Kutoarjo dan Lempuyangan. Sementara itu Lintas Selatan yang baru ditambahkan akan melayani Jakarta Gudang Pasar Senen khusus penumpang Bekasi khusus penumpang Kiaracondong Kroya Kebumen Lempuyangan Purwosari dan Madiun.

Agar dapat mengikuti program ini calon peserta wajib memenuhi beberapa ketentuan. Peserta harus mendaftar baik online maupun offline dan tidak boleh terdaftar di program mudik gratis lain. Pendaftaran yang sudah berhasil tidak dapat dibatalkan atau diubah. Setiap peserta wajib memiliki KTP Kartu Keluarga dan SIM C. Motor yang diangkut maksimal berkapasitas 200 cc. Satu motor akan mendapatkan fasilitas dua tiket penumpang dan satu tiket bayi gratis. Penting untuk diingat tiket yang sudah dibeli tidak bisa dibatalkan diubah jadwal atau nama penumpangnya.

Peserta yang mendaftar secara online diwajibkan melakukan verifikasi di posko sesuai jadwal yang dipilih untuk menghindari pembatalan otomatis. Bagi yang hanya mengangkut motor tanpa penumpang wajib menunjukkan bukti perjalanan mudik dengan moda transportasi lain. Penyerahan sepeda motor dilakukan H-2 di stasiun penunjang atau H-1 di stasiun lainnya. Saat penyerahan peserta harus menunjukkan KTP asli dan bukti pendaftaran. Biaya parkir akan dikenakan di stasiun. Peserta dilarang meninggalkan helm dan spion serta wajib mengosongkan bahan bakar. Kode booking tiket kereta akan diberikan saat penyerahan motor. Terakhir peserta dilarang keras memberikan tip kepada petugas MOTIS 2026 dan wajib mematuhi semua peraturan yang berlaku.

Allan Tandiono berharap program MOTIS ini dapat menjadi solusi cerdas bagi masyarakat untuk merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman dengan penuh suka cita aman dan nyaman. Ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi mobilitas masyarakat Indonesia.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post