Ekonesia – Jumat, 27 Februari, akan menjadi hari yang sangat dinanti bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Kota Nyon, Swiss, bersiap menjadi saksi bisu penentuan nasib tim-tim terbaik Eropa dalam undian babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026. Momen krusial ini tidak hanya akan mengukir jalur fase gugur hingga semifinal, tetapi juga memperjelas peta persaingan menuju partai puncak yang dijadwalkan berlangsung di Budapest pada 30 Mei 2026.
Baca juga: Ayam Widuran Pakai Minyak Babi? Menteri UMKM Bereaksi!
Proses pengundian ini menjadi titik balik penting setelah sengitnya fase liga dan babak play-off. Delapan tim yang tampil superior di fase liga telah lebih dulu mengamankan posisi mereka di babak 16 besar. Sementara itu, delapan slot lainnya berhasil direbut oleh tim-tim tangguh yang berjuang melalui babak play-off dua leg, yang baru saja usai pada Kamis dini hari 26 Februari.

Bagi Anda yang tak ingin ketinggalan setiap detiknya, undian babak 16 besar ini akan dimulai tepat pukul 18.00 WIB. Saksikan secara langsung melalui situs resmi UEFA, kanal YouTube UEFA, atau aplikasi resmi Liga Champions untuk mengetahui siapa akan bertemu siapa.
Baca juga: OJK Permudah Izin Investasi, Ada Apa?
Komposisi tim yang lolos tahun ini sangat menarik. Tercatat ada enam wakil Premier League yang berhasil melangkah ke fase gugur, sebuah dominasi yang patut diperhitungkan: Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, Chelsea, Manchester City, dan Newcastle. Kehadiran mereka menambah panasnya persaingan dan memunculkan potensi duel-duel sengit.
Format undian kali ini dirancang berdasarkan posisi akhir tim di fase liga. Tim-tim akan dikelompokkan dalam pasangan unggulan sesuai peringkat mereka, sehingga kemungkinan lawan sudah bisa diprediksi sebelum bola-bola undian ditarik. Sebagai ilustrasi, Arsenal yang menempati posisi teratas di fase liga, atau Bayern Munich yang berada di peringkat kedua, berpotensi menghadapi pemenang dari jalur play-off seperti Bodø/Glimt atau Real Madrid.
Yang paling mencuri perhatian adalah aturan baru musim ini yang memungkinkan tim dari liga yang sama untuk saling berhadapan di fase gugur. Ini berarti, potensi terjadinya "perang saudara" antar klub Inggris atau pertemuan raksasa dari negara yang sama kini terbuka lebar. Dampak dari aturan ini sangat signifikan. Dengan enam wakil Inggris di babak 16 besar, peluang terciptanya duel domestik sangat besar, yang secara otomatis akan mengurangi jumlah perwakilan Premier League di perempat final. Di sisi lain, potensi bentrokan awal antara tim-tim unggulan seperti Manchester City dan Real Madrid juga bisa terjadi, membuka kemungkinan tersingkirnya tim favorit lebih awal dari yang diperkirakan.
Seluruh jalur fase gugur akan ditentukan sekaligus dalam satu undian. Ini berarti, setiap tim tidak hanya akan mengetahui lawan mereka di babak 16 besar, tetapi juga potensi perjalanan mereka hingga ke partai puncak. Babak 16 besar sendiri dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Maret 2026 dengan format dua leg. Kemudian, undian perempat final akan menyusul pada Maret 2026, diikuti dengan pertandingan di bulan April. Undian semifinal dan pertandingannya akan dilaksanakan pada April/Mei 2026, sebelum puncaknya di final Budapest.
Oleh karena itu, undian di Nyon kali ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah penentu arah persaingan yang akan membentuk narasi epik menuju gelar juara Liga Champions 2026. Siapakah yang akan menghadapi jalan terjal, dan siapa yang akan mendapatkan keuntungan? Jawabannya akan terkuak segera.











Tinggalkan komentar