Drama VAR Bikin Milan Gigit Jari di Kandang

El-Shinta

23 Februari 2026

2
Min Read

Ekonesia – San Siro menjadi saksi bisu kekalahan mengejutkan AC Milan saat menjamu Parma dalam lanjutan Serie A. Rossoneri harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1, dengan gol tunggal tim tamu yang lahir dari drama panjang tinjauan VAR. Hasil ini tak hanya menghentikan rekor impresif Milan yang tak terkalahkan dalam 24 laga, tetapi juga membuat mereka semakin tertinggal dalam perburuan gelar liga.

Sejak peluit awal ditiup, pasukan Stefano Pioli tampil dominan, mengurung pertahanan Ducali Gialloblu. Serangan demi serangan dilancarkan, terutama melalui aksi lincah Christian Pulisic dan Ardon Jashari. Namun, ketangguhan Edoardo Corvi di bawah mistar gawang Parma menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Kiper lawan berkali-kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan Pulisic dari sudut sempit.

Drama VAR Bikin Milan Gigit Jari di Kandang
Gambar Istimewa : gilabola.com

Jelang jeda, peluang emas kembali terbuang. Sundulan Adrien Rabiot yang meneruskan umpan Davide Bartesaghi gagal dimaksimalkan Pulisic, tembakannya melebar dari sasaran. Rafael Leao sempat diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi di kotak penalti. Tak lama berselang, Leao dan Pulisic kembali mengancam, namun intervensi cepat Corvi dan tekel heroik Troilo di depan gawang kosong menggagalkan upaya Rossoneri.

Meski terus tertekan, Parma bukan tanpa ancaman. Emanuele Valeri sempat memiliki kans emas namun gagal menyambut umpan silang, memaksa Mike Maignan melakukan penyelamatan penting. Milan nyaris memecah kebuntuan di menit ke-64 ketika tendangan akrobatik kaki kanan Leao membentur tiang dalam, bola bergulir di garis gawang sebelum akhirnya keluar. Sebuah momen yang membuat pendukung tuan rumah menahan napas.

Petaka bagi Milan datang di menit-menit akhir. Dari situasi sepak pojok, Mariano Troilo melompat tinggi di tiang jauh, mengungguli Bartesaghi, dan menanduk bola ke gawang. Wasit Piccinini awalnya meniup peluit tanda pelanggaran, namun setelah tinjauan VAR yang intens, keputusan itu dibatalkan. Gol Troilo disahkan, dengan Valenti dinilai tidak melakukan pelanggaran langsung terhadap Maignan, melainkan hanya menghalangi posisi.

Di sisa waktu, Milan mencoba segala cara. Niclas Fullkrug dua kali mengancam lewat sundulan dari sepak pojok, namun tak ada yang membuahkan hasil. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi AC Milan. Selain mengakhiri rentetan 24 pertandingan tanpa kekalahan di liga, hasil minor ini membuat Inter Milan kini unggul 10 poin, menjauh di puncak klasemen. Rossoneri juga gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dari Napoli dan Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions. Parma, dengan strategi sabar dan efektif, berhasil membawa pulang tiga poin berharga dari San Siro.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post