Bintang Liverpool Terancam Hengkang Godaan Miliaran Dolar

El-Shinta

15 Februari 2026

3
Min Read

Ekonesia – Masa depan Mohamed Salah di Anfield kembali menjadi sorotan tajam. Meskipun Liverpool berupaya keras mempertahankan ikon Mesir tersebut, gelombang ketertarikan dari klub-klub Arab Saudi yang didukung kekuatan finansial tak terbatas, kini semakin sulit dibendung. Situasi ini bukan hanya menguji kesetiaan Salah, tetapi juga berpotensi mengguncang peta persaingan Liga Primer Inggris.

Klub-klub raksasa Saudi Pro League, seperti Al Ittihad dan Al Nassr, dilaporkan telah menyiapkan strategi agresif untuk memboyong penyerang andalan Liverpool itu. Manuver ini bukan hal baru, mengingat liga di Timur Tengah tersebut telah sukses merekrut sejumlah nama besar dari Eropa. Ambisi mereka jelas: mendatangkan satu lagi superstar kelas dunia untuk mendongkrak daya tarik komersial dan nilai siaran global.

Bintang Liverpool Terancam Hengkang Godaan Miliaran Dolar
Gambar Istimewa : gilabola.com

Secara resmi, Liverpool tetap pada pendiriannya: Mohamed Salah tidak dijual. Namun, di balik layar, manajemen The Reds telah menyusun berbagai skenario antisipasi. Laporan internal menyebutkan mereka memantau sejumlah pemain potensial, termasuk bek Lloyd Kelly yang kini di Juventus dan winger muda RB Leipzig, Yan Diomande. Langkah ini menunjukkan kesiapan klub menghadapi dinamika pasar yang tak terduga, sejalan dengan filosofi fleksibilitas taktik dan kedalaman skuad yang diusung pelatih baru Arne Slot.

Kepergian Salah, jika benar-benar terjadi, akan menciptakan lubang besar yang sulit ditutup di lini serang Liverpool. Dampaknya akan terasa luas, terutama dalam perburuan gelar Liga Primer. Tim-tim pesaing seperti Arsenal asuhan Mikel Arteta dan Manchester City besutan Pep Guardiola mungkin akan merasakan tekanan yang sedikit berkurang. Sementara itu, Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur di bawah Thomas Frank, harus segera meninjau ulang strategi transfer mereka demi menjaga daya saing.

Meski Salah masih terikat kontrak kuat hingga tahun 2027, dunia sepak bola modern seringkali memperlihatkan bahwa kekuatan finansial mampu melampaui ikatan perjanjian. Klub-klub Arab Saudi mampu menyodorkan paket gaji yang jauh melampaui standar Liga Primer, sebuah tawaran yang kerap menjadi pertimbangan serius bagi pemain yang memasuki usia 30-an, di antara warisan karier dan peluang finansial yang menggiurkan.

Kontribusi Salah di Anfield tak terbantahkan. Ia adalah salah satu penyerang paling produktif di Eropa, dengan catatan gol, assist, dan intensitas tekanan yang konsisten. Kehadirannya selalu menjadi faktor penentu dalam setiap laga penting, baik di Liga Primer maupun Liga Champions. Menggantikan sosok sekaliber Salah tidak hanya membutuhkan pengganti posisi, melainkan kemungkinan besar perubahan struktur tim secara menyeluruh.

Potensi transfer Salah bukan sekadar isu internal Liverpool, melainkan sebuah indikator pergeseran kekuatan di pasar sepak bola global. Jika ia benar-benar pindah, Liga Inggris akan kehilangan salah satu figur paling berpengaruh di era modern. Efek berantai juga akan terasa di pasar transfer Eropa, dengan potensi kenaikan harga winger elite dan agen pemain yang akan menggunakan standar gaji Arab Saudi sebagai tolok ukur baru dalam negosiasi. Masa depan Salah, dengan demikian, bukan hanya tentang satu pemain, melainkan cerminan bagaimana kekuatan ekonomi global terus membentuk arah sepak bola modern.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post