Ekonesia – Stadion Kanjuruhan Malang menjadi saksi keperkasaan Singo Edan. Arema FC sukses membungkam perlawanan Semen Padang dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan BRI Super League pekan ke-21 musim 2025/2026 pada Minggu sore 15 Februari 2026. Kemenangan ini menegaskan dominasi Arema FC yang kini mencatat tiga kemenangan beruntun, sekaligus membawa mereka melesat di papan klasemen.
Baca juga: Harga Beras Stabil? Mendagri Sidak Pasar di Banten!
Bagi Semen Padang, hasil ini menjadi pukulan telak. Setelah sempat menikmati tren tak terkalahkan dalam tiga laga sebelumnya, tim berjuluk Kabau Sirah asuhan Dejan Antonic harus kembali merasakan pahitnya kekalahan. Ironisnya, kekalahan ini datang dengan skor yang cukup mencolok, menunjukkan betapa sulitnya mereka menghadapi gempuran tuan rumah.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi. Semen Padang, yang berambisi mencuri poin, sempat beberapa kali mengancam gawang Arema FC di menit-menit awal. Boubakary Diarra nyaris membuka keunggulan di menit ke-10, namun tembakan kerasnya berhasil dimentahkan dengan gemilang oleh kiper Adi Satryo. Tak lama berselang, Guillermo Hernandez juga menciptakan peluang emas di menit ke-16, namun lagi-lagi Adi Satryo tampil sigap mengamankan gawangnya.
Baca juga: Uji Kendaraan Canggih, RI Siap Saingi Dunia!
Meski sempat tertekan, Arema FC perlahan menemukan ritme permainannya. Serangan balik cepat menjadi andalan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-29. Pemain anyar yang didatangkan dari Borneo FC, Joel Vinicius, berhasil mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan matang dari Gustavo Franca. Gol ini membakar semangat Johan Ahmad Farizi dan rekan-rekan untuk terus menekan.
Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dan mencari gol penyama kedudukan. Namun, nasib berkata lain. Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Rendy Oscario justru kembali bobol di menit ke-52. Kali ini giliran Gustavo Franca yang mencatatkan namanya di papan skor, memanfaatkan umpan terukur dari Gabi di area terlarang lawan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Singo Edan.
Dominasi Arema FC semakin tak terbendung. Hanya berselang enam menit kemudian, Joel Vinicius kembali menunjukkan ketajamannya. Penyerang lincah itu berhasil mencetak gol keduanya alias brace di pertandingan ini, membawa Arema FC unggul telak 3-0 di menit ke-58. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan mutlak bagi tim tuan rumah.
Tambahan tiga poin krusial ini mendongkrak posisi Arema FC secara signifikan, naik ke peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, Semen Padang harus puas tertahan di posisi 16 zona degradasi, dengan hanya mengumpulkan 15 poin, menandakan perjuangan berat mereka di sisa musim.











Tinggalkan komentar