Ekonesia – Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi bisu berakhirnya dominasi Persebaya Surabaya. Rekor tak terkalahkan Bajul Ijo dalam 13 pertandingan beruntun di BRI Super League musim 2025 2026 akhirnya pecah di tangan Bhayangkara FC. Dalam laga sengit Sabtu malam 14 Februari 2026, The Guardians sukses mencuri tiga poin penuh dengan kemenangan tipis 1-2, mengejutkan publik tuan rumah.
Baca juga: Alonso dan Leverkusen: Misi Mustahil di Istanbul Kedua?
Kemenangan ini terasa manis bagi Bhayangkara FC, terutama setelah pekan sebelumnya mereka harus menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri dari Borneo FC. Di bawah arahan Paul Munster, sosok yang tak asing lagi bagi pendukung Persebaya karena pernah menukangi Bajul Ijo, The Guardians menunjukkan mental baja dan strategi jitu untuk membalikkan keadaan.

Babak pertama menjadi mimpi buruk bagi Persebaya. Bhayangkara FC membuka keunggulan di menit ke-26 melalui sundulan tajam Bernard Doumbia, pemain anyar yang cerdik memanfaatkan umpan sepak pojok. Persebaya sebenarnya sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah gol pertama Bhayangkara. Milos Raickovic melepaskan tembakan keras, namun sayang, bola masih melebar tipis dari gawang lawan, menyisakan penyesalan di kubu tuan rumah.
Baca juga: Mudik Gratis: 106 Ribu Pemudik!
Penderitaan Bajul Ijo semakin menjadi di penghujung babak pertama, tepatnya menit 45+2, ketika Moussa Sidibe menggandakan keunggulan The Guardians. Sidibe berhasil melewati beberapa bek lawan dan menaklukkan kiper Andhika Ramadhani setelah menerima umpan matang dari Ryo Matsumura. Skor 0-2 bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, Persebaya yang tertinggal dua gol langsung tancap gas, berusaha keras mengejar ketertinggalan. Penjaga gawang Bhayangkara FC, Aqik Savik, tampil heroik dengan beberapa penyelamatan gemilang, termasuk saat menepis tembakan keras Milos Raickovic dari luar kotak penalti di menit ke-54. Upaya Milos tiga menit kemudian juga berhasil digagalkan barisan pertahanan The Guardians.
Perjuangan keras anak asuh Bruno Tavares akhirnya membuahkan hasil di menit ke-64. Mihailo Perovic berhasil mengonversi umpan matang Paulo Gali di kotak penalti, membangkitkan asa Bajul Ijo dengan skor 1-2. Namun, gol Perovic menjadi satu-satunya balasan yang mampu mereka ciptakan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 untuk keunggulan Bhayangkara FC tak berubah.
Kemenangan ini tak hanya mematahkan rekor impresif Persebaya, tetapi juga mendongkrak posisi Bhayangkara FC ke peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Sementara itu, Persebaya harus rela tertahan di posisi kelima dengan 35 poin, menghadapi tantangan berat untuk kembali ke jalur kemenangan.











Tinggalkan komentar