Ekonesia – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara BPI Danantara tengah menyiapkan gebrakan besar yang akan mengubah wajah Badan Usaha Milik Negara BUMN secara fundamental. Targetnya sangat ambisius: merampingkan jumlah anak hingga cucu usaha BUMN dari lebih dari seribu entitas menjadi hanya sekitar tiga ratus saja dalam kurun waktu tahun ini. Langkah strategis ini diungkapkan langsung oleh Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria yang membeberkan tiga model utama dalam proses perombakan tersebut.
Baca juga: Daya Saing RI Terancam? Ini Jurus Selamatnya!
Dony Oskaria menjelaskan bahwa salah satu pilar utama strategi ini adalah divestasi atau pelepasan unit-unit bisnis yang dianggap bukan inti. Ini dilakukan untuk mengembalikan fokus BUMN pada sektor strategisnya dan memberikan ruang lebih bagi sektor swasta. "Kami sepakat bahwa bisnis yang bukan inti harus dilepas. Dulu BUMN cenderung merambah semua lini usaha, dari yang besar hingga sangat kecil, akibatnya swasta kesulitan berkembang," terang Dony. Beberapa contoh yang akan dilepas antara lain unit pengelola air di sektor karya yang skalanya tidak signifikan, unit serat optik milik PT PP, hingga produsen motor listrik Gesits yang sebelumnya diakuisisi WIKA dan kini di bawah IBC. Bahkan, unit layanan agen perjalanan milik Pertamina pun tak luput dari daftar divestasi.

Selain pelepasan aset, BPI Danantara juga melakukan penataan ulang model bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional BUMN. PT Perusahaan Gas Negara PGN menjadi salah satu entitas yang akan mengalami reorientasi signifikan. Mulai tahun ini PGN tidak lagi diizinkan beroperasi di sektor hulu. Fokusnya akan dialihkan sepenuhnya ke sektor midstream dan downstream.
Baca juga: Terungkap BP Lepas Saham Castrol Triliunan Rupiah
"Tugas utama PGN adalah mendistribusikan gas hingga ke rumah-rumah konsumen," tegas Dony. Sebagai langkah awal, proyek percontohan pipanisasi gas ke seluruh rumah akan dimulai di Batam. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadikan PGN sebagai perusahaan gas nasional yang benar-benar fokus pada penyaluran energi ke masyarakat. Melalui berbagai pendekatan ini, Danantara bertekad menciptakan BUMN yang lebih ramping, fokus, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.











Tinggalkan komentar