Ekonesia – Stadion Old Trafford menjadi saksi bisu sebuah pertarungan sengit yang memacu adrenalin, di mana Manchester United berhasil menaklukkan Fulham dengan skor tipis 3-2. Laga Premier League ini mencapai puncaknya di menit-menit krusial masa tambahan waktu, dengan Benjamin Šeško menjelma menjadi penyelamat lewat gol penentu yang memastikan tiga poin penuh bagi Setan Merah dalam sebuah drama yang sulit dipercaya.
Baca juga: Kolaka Makin Kaya! Smelter Dongkrak DBH Hingga 900 Miliar!
Apa yang awalnya tampak seperti kemenangan rutin bagi tuan rumah, berubah menjadi duel emosional penuh kejutan. Ribuan suporter dibuat menahan napas menyaksikan rentetan gol, kartu kuning, hingga sembilan menit tambahan waktu yang menentukan nasib kedua tim.

Awal Gemilang Casemiro
Baca juga: Modest Fesyen RI Jadi Primadona Ekspor Dunia
Sejak peluit pertama dibunyikan, Fulham menunjukkan kepercayaan diri tinggi dan langsung melancarkan tekanan. Pada menit kelima, mereka nyaris membuka keunggulan melalui umpan silang berbahaya yang sempat membuat lini belakang United kalang kabut.
Namun, Manchester United perlahan menemukan ritme permainan setelah sepuluh menit berlalu. Mereka memanfaatkan lebar lapangan dan situasi bola mati untuk menggedor pertahanan lawan. Usaha keras tersebut membuahkan hasil pada menit ke-19. Casemiro memecah kebuntuan dengan sundulan keras di dalam kotak penalti, menyambut umpan silang akurat dari sisi lapangan. Gol ini sontak membuat stadion bergemuruh dan menumbuhkan kepercayaan diri besar bagi skuad Erik ten Hag.
Tertinggal satu gol, Fulham mencoba bangkit. Chukwueze sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-29, sementara Joachim Andersen diganjar kartu kuning karena menghentikan serangan berbahaya United. Pelatih Fulham, Marco Silva, juga menerima kartu kuning pada menit ke-24 akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Meski lebih banyak menguasai bola menjelang akhir babak pertama, Fulham gagal menciptakan peluang matang. Paruh pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Manchester United berkat gol Casemiro.
Babak Kedua Penuh Gejolak
Memasuki babak kedua, Fulham langsung menaikkan tempo permainan. Mereka menerapkan tekanan tinggi dan terus mengirim bola ke area pertahanan United, berharap menyamakan kedudukan. Namun, justru Manchester United yang kembali menggandakan keunggulan. Pada menit ke-58, Matheus Cunha mencetak gol kedua setelah menerima umpan matang dari Casemiro. Kerja sama apik dua pemain Brasil ini mengubah skor menjadi 2-0 dan memberikan angin segar bagi tuan rumah.
Tekanan Fulham semakin meningkat. Sebuah gol mereka sempat dianulir pada menit ke-68 karena posisi offside, membuat peluang emas tersebut sia-sia. Momentum mulai bergeser pada menit ke-86. Fulham mendapat hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Raúl Jiménez maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Situasi semakin panas ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu selama sembilan menit. Fulham mengerahkan seluruh pemainnya ke area serang, sementara United bertahan mati-matian. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-90+1. Kevin berhasil mencetak gol penyama kedudukan di dalam kotak penalti, membuat pendukung tim tamu bersorak dan seisi stadion terdiam dalam keheningan.
Namun, drama belum berakhir. Hanya tiga menit berselang, Benjamin Šeško muncul di saat paling krusial. Penyerang Manchester United itu memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti dan melepaskan penyelesaian akurat untuk membawa United kembali unggul 3-2 pada menit ke-90+4. Gol ini langsung memicu ledakan emosi di Old Trafford. Para pemain, staf, dan suporter larut dalam euforia atas kemenangan yang terasa seperti mimpi.
Pergantian Krusial dan Kemenangan Emosional
Dalam laga ini, Casemiro tampil menonjol dengan satu gol, satu assist, serta peran penting di lini tengah. Ia juga menerima kartu kuning pada menit ke-63 akibat pelanggaran keras. Pelatih United melakukan pergantian strategis pada menit ke-73 dengan memasukkan Manuel Ugarte dan Benjamin Šeško, menggantikan Casemiro dan Matheus Cunha. Keputusan ini terbukti tepat, karena Šeško menjadi penentu kemenangan. Sementara itu, Fulham memasukkan Tom Cairney pada menit ke-78 untuk menggantikan Chukwueze demi menambah kontrol permainan di lini tengah.
Meski terus menyerang hingga akhir laga, Fulham harus menerima kenyataan pahit kalah di detik-detik terakhir. Hasil akhir 3-2 ini menjadi salah satu kemenangan paling dramatis Manchester United di Old Trafford musim ini. Mereka sempat kehilangan keunggulan, namun mampu bangkit di momen krusial berkat mental juara dan ketenangan di saat genting.
Bagi Fulham, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Setelah berjuang keras hingga berhasil menyamakan skor, mereka justru kebobolan di detik terakhir. Pertandingan ini akan dikenang sebagai laga penuh emosi, drama, dan ketegangan, sekaligus membuktikan bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa berubah dalam hitungan detik.











Tinggalkan komentar