Ekonesia – Pasar saham Indonesia menunjukkan sinyal kebangkitan yang mengejutkan setelah sempat terpuruk dalam dua hari perdagangan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang sebelumnya bahkan sempat mengalami penghentian perdagangan otomatis atau "trading halt", kini berhasil membalik keadaan.
Baca juga: Mobil Awet Bertahun-tahun? Ini 8 Tips Rahasianya!
Pada Jumat 30 Januari 2026, bursa saham Tanah Air membuka sesi dengan performa yang sangat positif. IHSG melesat signifikan, mencatat penguatan sebesar 1,10 persen dan berhasil kembali menembus level 8.322, menempatkannya kembali di zona hijau yang dinanti-nantikan para investor.

Namun, euforia di pasar saham tidak sepenuhnya sejalan dengan pergerakan mata uang domestik. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat justru masih menunjukkan tekanan. Rupiah tercatat melemah 0,27 persen, berada di posisi Rp16.745 per Dolar AS. Kondisi ini menciptakan dinamika pasar yang kontras, di mana optimisme di sektor saham berhadapan dengan tantangan pada stabilitas nilai tukar mata uang.





Tinggalkan komentar