Ekonesia – Panggung Liga Champions kembali menyajikan drama yang tak terduga, kali ini dengan Arsenal sebagai pemeran utama. Dalam sebuah laga krusial melawan Inter Milan di markas lawan, The Gunners tidak hanya sekadar meraih kemenangan, melainkan mengukir sejarah baru yang belum pernah tercatat dalam 140 tahun perjalanan klub yang berdiri sejak 1886 itu.
Baca juga: Saldo Minimal Bank Anda Berapa Cek Sekarang
Di stadion Giuseppe Meazza, skuad asuhan Mikel Arteta berhasil membukukan kemenangan ketujuh mereka secara beruntun di ajang Liga Champions. Sebuah catatan sempurna yang membuat mereka menjadi satu-satunya tim dengan rekor 100 persen di kompetisi elite Eropa musim ini. Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Inter Milan menjadi bukti dominasi mereka.

Gabriel Jesus tampil memukau dengan lesakan dua golnya, sementara Victor Gyokeres turut menyumbangkan satu gol untuk melengkapi pesta kemenangan Meriam London. Dengan hasil ini, Arsenal memastikan diri lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa perlu melalui jalur play-off yang kerap melelahkan.
Baca juga: Rebutan 250 Kursi! PLN Buka Lowongan Ikatan Kerja, Buruan Daftar!
Keuntungan dari lolos otomatis ini sangat signifikan. Pertama, jadwal pertandingan mereka akan lebih longgar, memungkinkan tim untuk menjaga kebugaran pemain. Kedua, Arsenal dipastikan akan menjadi tuan rumah di seluruh laga penentuan fase gugur Liga Champions, sebuah keuntungan besar yang bisa mendongkrak mental dan performa tim.
Meski demikian, tugas Arsenal belum sepenuhnya usai. Mereka masih membutuhkan satu hasil positif lagi saat menghadapi Kairat Almaty di pertandingan terakhir fase grup untuk mengunci posisi teratas klasemen.
Konsistensi Arsenal tidak hanya terlihat di Liga Champions. Di kancah domestik, mereka juga menunjukkan performa luar biasa. The Gunners saat ini memuncaki klasemen Premier League, berhasil melaju ke semifinal Carabao Cup setelah memenangkan leg pertama kontra Chelsea, dan telah mengamankan tempat di putaran keempat Piala FA.
Melihat kekuatan dan stabilitas skuad Arsenal, legenda Chelsea, Joe Cole, bahkan tak ragu melontarkan pujian. Menurutnya, kualitas yang ditunjukkan Arsenal saat ini jarang terlihat di fase awal Liga Champions.
Analisis ekonosia.com menyoroti bahwa ini adalah momen "sekarang atau tidak sama sekali" bagi Arsenal. Mereka memiliki peluang terbaik untuk meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub, sekaligus mengakhiri penantian gelar Premier League sejak tahun 2004. Kunci utama terletak pada kemampuan mereka menjaga konsistensi dan kekuatan mental, aspek yang sering menjadi batu sandungan di musim-musim sebelumnya. Mikel Arteta harus memastikan motivasi skuadnya tetap membara demi meraih trofi-trofi besar yang telah lama dinantikan.











Tinggalkan komentar