Ekonesia – Kekalahan pahit Barcelona dari Real Sociedad di ajang La Liga menyisakan drama dan kontroversi. Gelandang andalan Blaugrana, Frenkie de Jong, tak mampu menahan amarahnya, melayangkan kritik tajam terhadap kinerja wasit yang dianggapnya merugikan tim. Protes keras De Jong ini pun diamini oleh sang pelatih, Hansi Flick, menambah panas suasana pasca-pertandingan.
Baca juga: Isak Rp 2,8 T Loyo Bintang Lain Justru Bersinar
Laga yang berlangsung di San Sebastian itu menjadi panggung emosional bagi raksasa Catalan. Mereka datang dengan misi krusial untuk memperlebar jarak di puncak klasemen, setelah Real Madrid sukses memangkas selisih poin. Sepanjang pertandingan, Barcelona tampil dominan, mengukir 23 percobaan tembakan ke gawang lawan. Namun, keberuntungan seolah enggan berpihak. Tiga gol yang dianulir dan sebuah hadiah penalti yang dicabut wasit menjadi sorotan utama, sebelum akhirnya mereka harus merelakan poin berharga.

Meski mengendalikan irama permainan dan menekan sejak menit awal, Barcelona justru tumpul di lini serang. Sebaliknya, Real Sociedad tampil sangat efektif. Dua gol dari Mikel Oyarzabal dan Goncalo Guedes sudah cukup untuk mengunci kemenangan bagi tuan rumah, menunjukkan betapa klinisnya mereka dalam memanfaatkan setiap kesempatan.
Baca juga: Magang Impian di PHR 2025? Ini Jadwal & Caranya!
Usai laga, Frenkie de Jong, dengan nada penuh kekecewaan, menyuarakan protesnya. Pemain internasional Belanda itu yakin bahwa Barcelona seharusnya meraih kemenangan, mengingat banyaknya peluang yang tercipta. Ia mengakui timnya kurang tajam di depan gawang, namun juga memuji performa gemilang kiper Sociedad. Lebih dari itu, De Jong menyoroti komunikasi dengan wasit Gil Manzano. Sebagai kapten, ia merasa tidak diberi kesempatan untuk berdialog, dan menilai sikap pengadil lapangan tersebut tidak profesional.
Menanggapi protes keras anak asuhnya, Hansi Flick menyatakan bahwa pernyataan De Jong mengenai kinerja wasit adalah hal yang wajar dan tidak berlebihan. Namun, juru taktik asal Jerman itu memilih untuk tidak berlarut-larut dalam perdebatan soal keputusan wasit. Baginya, membuang energi untuk hal tersebut hanya akan sia-sia. Flick menegaskan, prioritas utama tim saat ini adalah segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya dan berbenah diri.
Terlepas dari kontroversi wasit, insiden ini kembali mengingatkan bahwa dalam sepak bola, hasil akhir seringkali menjadi penentu. Daripada terus menyalahkan faktor eksternal, fokus pada peningkatan efektivitas serangan dan kontrol emosi di lapangan akan menjadi kunci bagi Barcelona untuk bangkit dan meraih hasil yang lebih baik di laga-laga mendatang.











Tinggalkan komentar