Ekonesia – Sebuah kabar mengejutkan mengguncang persiapan Timnas Australia jelang Piala Dunia 2026. Gelandang sentral andalan mereka, Jackson Irvine, dipastikan terancam absen di turnamen akbar tersebut. Cedera kaki yang selama ini menghantuinya kembali kambuh, menimbulkan kekhawatiran serius bagi skuad Socceroos yang hanya memiliki waktu sekitar lima bulan menuju kick-off.
Baca juga: Ancelotti di Ujung Tanduk! Inter Intip Kelemahan Barca?
Klub Irvine, St Pauli, secara resmi mengumumkan bahwa sang pemain harus menepi hingga waktu yang belum ditentukan. Ini merupakan kambuhnya cedera stres pada kaki kiri yang sama, yang sebelumnya pernah memaksa pemain berusia 32 tahun itu absen hampir enam bulan pada tahun lalu, bahkan membuatnya melewatkan sejumlah laga kualifikasi Piala Dunia.

Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih Timnas Australia, Tony Popovic. Irvine, yang telah mengoleksi 80 caps, adalah pilar penting di lini tengah Socceroos, seringkali bertindak sebagai kapten cadangan. Kehilangan sosok berpengaruh seperti dirinya akan sangat terasa, apalagi ia baru saja pulih dan tampil impresif dalam lima pertandingan terakhir bersama St Pauli di Bundesliga dan Piala Jerman.
Baca juga: Rahasia Sukses UMKM ala Nobelis!
Daftar pemain cedera yang membayangi Timnas Australia kini semakin panjang. Selain Irvine, bek tangguh Leicester City, Harry Souttar, masih belum kembali ke lapangan setelah mengalami cedera ACL lebih dari setahun lalu. Tak hanya itu, pengganti potensial Souttar, Hayden Matthews dari Portsmouth, juga diperkirakan akan absen selama delapan minggu ke depan akibat cedera engkel.
Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni, waktu semakin mendesak bagi Popovic untuk menemukan solusi. Belum ada kejelasan apakah Irvine harus kembali naik meja operasi. Yang pasti, absennya sang kapten juga membebani klubnya, St Pauli, yang tengah berjuang keras menghindari degradasi di Bundesliga.
"Langkah selanjutnya sedang dibahas oleh semua pihak terkait," demikian pernyataan resmi St Pauli, menunjukkan ketidakpastian masa depan Irvine. Kondisi ini menempatkan Timnas Australia dalam posisi sulit, menghadapi turnamen sepak bola terbesar di dunia tanpa beberapa pilar penting mereka.











Tinggalkan komentar