Ekonesia – Kursi panas kepelatihan Manchester United kembali memanas dengan munculnya nama Darren Fletcher sebagai kandidat potensial untuk memimpin tim hingga akhir musim. Mantan gelandang legendaris Setan Merah itu tidak menampik kesiapannya, meskipun klub sedang mempertimbangkan opsi lain.
Fletcher awalnya dipercaya sebagai pelatih sementara untuk laga kontra Burnley di Liga Primer, menyusul pemecatan Ruben Amorim akibat perselisihan internal. Setelah hasil imbang 2-2 di Turf Moor, ia kembali mendampingi tim dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Brighton.

Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa peran Fletcher sebagai pelatih interim hanya akan berlangsung singkat. Klub dikabarkan tengah menyeleksi dua legenda lain, Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick, untuk mengisi posisi tersebut hingga akhir musim. Keduanya bahkan telah menjalani serangkaian pertemuan dengan jajaran petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox.
Meski hasil imbang 2-2 kontra Burnley terasa kurang memuaskan, penampilan Manchester United di bawah arahan Fletcher menunjukkan peningkatan signifikan. Tim terlihat lebih terorganisir dan tenang. Pendekatan personal Fletcher, seperti kemampuannya membangkitkan kepercayaan diri Benjamin Sesko dan memberikan arahan krusial kepada Shea Lacey yang tampil mengejutkan, telah menarik perhatian manajemen.
Fletcher sendiri tidak menampik kemungkinan untuk mengambil alih kendali tim utama. Ia menyatakan bahwa fokus utamanya adalah menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya, namun ia juga selalu mempersiapkan diri untuk peran manajerial di masa depan. Ia melihat posisi tersebut sebagai tantangan yang bisa ia jalani dengan nyaman, meski ia menegaskan tidak terobsesi dengan jabatan itu.
Mantan gelandang Skotlandia ini juga menambahkan bahwa jika pada akhirnya ia kembali ke tim U-18 setelah dua pertandingan ini, itu bukanlah masalah baginya. Ia mengaku sangat menikmati perannya dalam pengembangan talenta muda di akademi, sebuah pengalaman berharga yang membantunya memahami seluk-beluk klub secara lebih mendalam.
Dari sudut pandang kami, manajemen Manchester United sebaiknya tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan untuk posisi pelatih interim. Memberikan kesempatan lebih luas kepada Fletcher untuk menunjukkan kemampuannya bisa menjadi langkah yang lebih bijak, sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam memimpin tim di masa transisi ini.











Tinggalkan komentar