Ekonesia – Indonesia semakin serius menggenjot ekosistem kendaraan listrik sebagai pilar utama strategi transisi energi. Langkah ini krusial untuk memangkas emisi karbon, mengurangi ketergantungan impor bahan bakar, sekaligus mewujudkan target Net Zero Emission pada 2060. Di tengah ambisi besar ini, PT Gaya Makmur Tractors atau GM Tractors, sebagai pemain kunci di sektor distributor alat berat, menegaskan komitmennya. Mereka siap menyokong visi pemerintah dengan menyediakan beragam mesin berat dan kendaraan otomotif bertenaga listrik, khususnya untuk sektor vital seperti pertambangan dan konstruksi.
Baca juga: Rupiah Terancam! Trump Bikin Kejutan Tarif?
Direktur Product Support GM Tractors, Surateman, mengungkapkan optimisme terhadap peluang masif penerapan alat berat berbasis listrik di Tanah Air. Menurutnya, adopsi teknologi ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah lompatan signifikan yang mampu mendongkrak efisiensi operasional secara drastis. Selain itu, penggunaan alat berat listrik juga akan memangkas beban biaya operasional dan membantu Indonesia melepaskan diri dari jerat ketergantungan bahan bakar fosil yang selama ini mendominasi.

Namun, di balik prospek cerah tersebut, terbentang sejumlah rintangan fundamental yang tak bisa diabaikan. Surateman menyoroti kendala krusial pada infrastruktur pengisian daya, atau yang dikenal sebagai Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Distribusi energi listrik yang belum merata, terutama di pelosok dan area pertambangan terpencil, menjadi hambatan utama. Lebih lanjut, kapabilitas sumber daya manusia atau tenaga kerja serta kompetensi dalam menguasai teknologi canggih ini juga menjadi prioritas mendesak yang harus segera diatasi.
Baca juga: IHSG Besok Merah? Sentimen Global Jadi Sorotan!
Lantas, bagaimana sesungguhnya potensi cerah dan batu sandungan dalam pengembangan alat berat listrik di Indonesia? Diskusi mendalam mengenai prospek dan tantangan ini telah dibahas dalam sebuah dialog eksklusif yang menghadirkan Direktur Product Support GM Tractors, Surateman.











Tinggalkan komentar