Ekonesia – Di tengah hiruk pikuk bursa transfer musim dingin yang kerap diwarnai spekulasi liar, Liverpool justru tampil dengan pendekatan yang terkesan tenang namun penuh perhitungan. Klub raksasa Merseyside ini, yang awalnya tampak pasif, kini mulai bergerak aktif di balik layar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa mereka telah memulai penjajakan awal untuk seorang bek muda berbakat, Mor Ndiaye, sembari terus memantau ketat perkembangan target utama mereka, Marc Guehi.
Baca juga: Prabowo "Kulik" Otak Muda di Hambalang, Ada Apa?
Performa tim yang belum sepenuhnya stabil musim ini, meskipun telah menggelontorkan dana fantastis di jendela transfer musim panas lalu, mendorong The Reds untuk kembali memperkuat skuad. Lini belakang menjadi fokus utama, mengingat kondisi beberapa pemain kunci. Penampilan Ibrahima Konate yang kurang konsisten dan kontraknya yang akan segera berakhir menimbulkan kekhawatiran. Ditambah lagi, Joe Gomez sering diganggu cedera, sementara Giovanni Leoni harus absen panjang hingga akhir musim. Situasi ini jelas menuntut solusi cepat dan tepat di jantung pertahanan.

Di tengah kebutuhan mendesak tersebut, nama Mor Ndiaye mencuat sebagai opsi menarik. Bek belia asal Senegal ini, yang baru berusia 18 tahun, saat ini merumput bersama Amitie FC, klub yang dimiliki oleh mantan striker Demba Ba. Ndiaye berhasil menarik perhatian dunia sepak bola berkat penampilannya yang gemilang di Piala Dunia U-17. Ia bahkan menjadi starter reguler bagi timnas Senegal selama turnamen tersebut, menunjukkan kematangan di usia muda. Liverpool melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan.
Baca juga: Kehilangan Triliunan Rupiah! Negara Rugi Besar Akibat Pajak yang Tak Dipungut
Meski Ndiaye adalah prospek cerah, Marc Guehi tetap menjadi prioritas utama bagi Liverpool. Bek tangguh Crystal Palace ini sebenarnya nyaris berlabuh ke Anfield pada musim panas lalu, sebelum akhirnya transfer tersebut gagal terwujud. Dengan kontraknya yang akan segera berakhir, Guehi menjadi target yang semakin menggiurkan. Namun, persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya tidaklah mudah. Klub-klub top Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen juga dilaporkan menaruh minat serius.
Selain lini belakang, Liverpool sebenarnya juga sempat mempertimbangkan untuk memperkuat sektor serang, terutama untuk menambah kedalaman skuad dan mengantisipasi situasi tertentu, termasuk potensi konflik dengan Mohamed Salah. Nama Antoine Semenyo sempat disebut-sebut sebagai kandidat suksesor Salah. Namun, rumor santer mengindikasikan bahwa Manchester City berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Semenyo, bahkan dikabarkan siap menebus klausul rilisnya yang mencapai Rp 1,5 triliun. Perkembangan ini membuat Liverpool kini bisa sepenuhnya mengalihkan fokus pada perburuan bek tengah yang memang lebih mendesak.
Melihat ketatnya persaingan dan status kontrak Guehi, tidak mengherankan jika tawaran untuknya bisa datang kapan saja, bahkan menjelang batas akhir bursa transfer musim dingin. Liverpool harus bergerak cepat dan strategis. Mengamankan Guehi bukan hanya tentang memperkuat lini belakang, tetapi juga tentang memenangkan perlombaan melawan raksasa-raksasa Eropa lainnya. Kehadiran bek berpengalaman seperti Guehi, di samping potensi Ndiaye, akan menjadi kombinasi ideal untuk mengatasi krisis pertahanan dan menstabilkan performa tim.











Tinggalkan komentar