Ekonesia – Kiprah Declan Rice di Liga Primer Inggris kembali menjadi sorotan utama setelah performa gemilangnya membawa Arsenal meraih kemenangan dramatis atas Bournemouth. Dua gol krusial yang dicetaknya tak hanya memastikan tripoin bagi The Gunners, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu gelandang terbaik di kancah sepak bola global, sebuah pandangan yang diamini oleh sang pelatih, Mikel Arteta.
Baca juga: G-Class MJI Taklukkan Sumatera! Ada Apa?
Pertarungan sengit di markas Bournemouth pada Minggu dini hari WIB (4/1) berlangsung penuh tantangan bagi Meriam London. Sebuah blunder operan dari Gabriel Magalhaes di menit ke-10 sempat membuat Evanilson membawa tuan rumah memimpin kilat. Namun, bek Brasil itu tak butuh waktu lama untuk melakukan penebusan dosa, menyamakan kedudukan enam menit berselang melalui sundulan kepala, membangkitkan kembali semangat tim tamu.

Arsenal kemudian berbalik unggul berkat aksi heroik Declan Rice. Gelandang jangkar berbanderol fantastis itu mencetak dwigol pada menit ke-54 dan 71, mengubah papan skor menjadi 3-1. Bournemouth sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol konsolasi Eli Junior Koupi di menit ke-76, namun itu tidak cukup untuk membendung kemenangan Arsenal 3-2.
Baca juga: Raih Sertifikat TKDN Gratis, UMKM Meroket!
Performa Rice sungguh fenomenal, terutama mengingat posisinya sebagai gelandang bertahan. Dengan tambahan dua gol ini, pemain internasional Inggris tersebut kini telah terlibat langsung dalam 10 gol Arsenal di semua kompetisi musim ini, dengan rincian empat gol dan enam assist. Statistik ini menunjukkan kapasitas mumpuni Rice sebagai gelandang papan atas yang tak hanya piawai dalam memutus serangan lawan, tetapi juga efektif dalam membantu lini serang.
Dalam sesi jumpa pers pasca-laga, Mikel Arteta tak sungkan melontarkan sanjungan setinggi langit untuk anak asuhnya itu. Arsitek asal Spanyol tersebut menganggap Rice sudah layak masuk jajaran elite gelandang global. Menurutnya, Rice terus mengembangkan kualitas permainannya dan potensinya masih tak terbatas. Arteta bahkan menggarisbawahi stabilitas performa Rice dalam setiap peran yang diembannya.
Selain memuji Rice, Arteta juga menyoroti kekuatan mental Gabriel. Ia menilai bek tengah itu mampu bangkit dengan cara yang luar biasa setelah kekeliruan di awal laga. Gol penyeimbang yang dicetaknya hanya enam menit kemudian menjadi bukti nyata daya tahan mental sang pemain.
Kemenangan ini krusial bagi Arsenal, memungkinkan mereka melanjutkan laju impresif dan memperlebar jarak di puncak klasemen, unggul enam poin dari Manchester City yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, hasil ini menambah tekanan bagi Bournemouth yang masih terjebak di posisi ke-15 klasemen, dengan koleksi 23 poin dari 20 pertandingan dan baru mencatatkan lima kemenangan.
Declan Rice memang menjelma menjadi sosok yang kian paripurna, baik dalam bertahan maupun membantu serangan. Sanjungan Mikel Arteta bukanlah sekadar basa-basi, melainkan pengakuan atas kualitas yang terus meningkat. Jika konsistensi ini terjaga, sangat mungkin Rice akan benar-benar diakui sebagai salah satu gelandang terbaik dunia dalam arti sesungguhnya.











Tinggalkan komentar